Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Perseroan)

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). (Foto: Perseroan)

Semester I, Telkom (TLKM) Raup Laba Bersih Rp 13,3 Triliun

Minggu, 31 Juli 2022 | 16:20 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 13,31 triliun pada semester I-2022, tumbuh 6,89% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 12,45 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan dari Rp 69,48 triliun menjadi Rp 71,98 triliun.

Manajemen Telkom dalam laporan keuangan yang dipublikasikan menyebutkan, sebagian besar pendapatan dikontribusi dari pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika yang mencapai Rp 41,52 triliun atau 57,68% terhadap total pendapatan.

Baca juga: Ini Strategi Jitu Telkom (TLKM) Dongkrak Laba, Sahamnya Bisa Naik Kencang?

Kontribusi cukup besar juga berasal dari bisnis Indihome yang mencapai Rp 13,83 triliun atau 19,21%, diikuti layanan telepon Rp 7,01 triliun atau 9,74%, interkoneksi Rp 4,22 triliun atau 5,86%, jaringan Rp 1,09 triliun atau 1,52%, layanan lainnya Rp 2,77 triliun atau 3,85%, dan dari transaksi lessor Rp 1,52 triliun atau 2,11%.

“Manajemen mengharapkan bahwa sebagian besar transaksi yang dialokasikan untuk kontrak yang belum diselesaikan pada 30 Juni 2022 akan diakui sebagai pendapatan selama periode-periode pelaporan berikutnya. Kewajiban pelaksanaan yang belum terpenuhi pada tanggal 30 Juni 2022, bagian yang diharapkan dapat direalisasi dalam satu tahun adalah sebesar Rp 7,37 triliun dan bagian yang lebih dari satu tahun adalah sebesar Rp 12,57 triliun,” tulis manajemen Telkom seperti dikutip dari laporan keuangan perseroan, Minggu (31/7/2022).

Sepanjang Januari-Juni 2022, pendapatan TLKM dari bisnis data, internet, dan jasa teknologi informatika tumbuh 4,92% menjadi Rp 41,52 triliun dari semester I-2021 yang sebesar Rp 39,57 triliun. Pertumbuhan pendapatan juga dicatatkan dari bisnis Indihome yakni sebanyak 7,39% dari Rp 12,88 triliun menjadi Rp 13,83 triliun.

Baca juga: Beban Melonjak 107%, Laba Indosat (ISAT) Merosot

Dari bisnis layanan interkoneksi, emiten telekomunikasi terbesar di Indonesia ini meraih pertumbuhan 9,83% pada semester I-2022 menjadi Rp 4,22 triliun dari sebelumnya Rp 3,84 triliun. Disusul bisnis jaringan yang meroket 37,47% dari Rp 798 miliar menjadi Rp 1,09 triliun, layanan lainnya seperti manage service dan terminal, call center service, e-health, e-payment, lain-lain, yang naik dari Rp 2,62 triliun menjadi Rp 2,77 triliun, serta pendapatan dari transaksi lessor yang meningkat dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,52 triliun. Sementara itu, pendapatan dari bisnis telepon mengalami penurunan dari Rp 8,55 triliun di semester satu tahun lalu menjadi hanya Rp 7,01 triliun di semester I-2022.

Seiring dengan naiknya pendapatan TLKM secara keseluruhan, biaya dan beban perusahaan pada semester I-2022 juga membengkak, yang menyebabkan laba usaha turun dari Rp 23,61 triliun menjadi Rp 22,93 triliun. Namun, berkurangnya beban pajak penghasilan, membuat perseroan mampu mencatatkan laba periode berjalan perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 13,31 triliun, lebih besar dari semester I-2021 yang senilai Rp 12,45 triliun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com