Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT United Tractors Tbk (UNTR). (Foto: Perseroan)

PT United Tractors Tbk (UNTR). (Foto: Perseroan)

United Tractors (UNTR) Buka-bukaan soal Tambah Saham Arkora Hydro (ARKO)

Senin, 8 Agustus 2022 | 14:19 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak perusahaannya, yakni PT Energia Prima Nusantara (EPN) telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional shares sale and purchase agreement/CSPA) dengan ACEI Singapore Holding Private Ltd (ACEI) pada 4 Agustus 2022.

Langkah strategis United Tractors dalam diversifikasi bisnis melalui pembelian 632.801.893 saham senilai Rp 176,55 miliar atau setara dengan 21,61% saham milik ACEI pada PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip ESG dalam ekspansi bisnisnya serta memperkuat posisi United Tractors dalam bisnis berkelanjutan.

Baca juga: Rogoh Kocek Rp 176 Miliar, United Tractors (UNTR) Tambah Saham di ARKO Jadi 31,49% 

“Setelah selesai dilakukannya pembelian saham milik ACEI, maka 21,61% saham Arkora akan beralih kepada EPN. Ditambah saham yang telah dimiliki sebelumnya melalui pengambilbagian saat proses penawaran umum perdana Arkora, EPN akan memiliki saham di Arkora secara langsung dan tidak langsung sebesar 922.173.893 lembar saham atau setara dengan 31,49%,” jelas Sekretaris Perusahaan UNTR Sara Loebis dalam keterangan resmi, Senin (8/8/2022).

Investasi United Tractors pada Arkora sejalan dengan strategi pengembangan usaha perseroan, lanjut Sara, di mana perseroan telah menetapkan bisnis energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi transisi di bidang energi untuk menuju bisnis yang berkelanjutan. Investasi ini merupakan salah satu bentuk ekspansi yang mengedepankan penciptaan nilai tambah guna memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan perseroan dan memberikan dampak baik untuk masyarakat dan lingkungan.

“Perseroan berharap investasi ini akan mempercepat pengembangan bisnis EBT dalam portofolio perseroan,” jelas Sara.

Arkora adalah perusahaan terbuka yang bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik melalui sumber energi baru dan terbarukan (EBT). Saat ini Arkora mengoperasikan dua pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) yaitu PLTM Cikopo 2 di Jawa Barat berkapasitas 7,4 MW dan PLTM Tomasa di Sulawesi Selatan berkapasitas 10 MW. Selain itu, Arkora memiliki 2 proyek PLTM yang masih dalam tahap konstruksi, yang diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023 dan 2024.

Setelah kedua PLTM ini beroperasi nanti, Arkora akan memiliki pembangkit listrik dengan total kapasitas terpasang sebesar 32,8 MW.

Baca juga: Besok, BEI Diramaikan Listing Tiga Pendatang Baru, Mana yang Bakal Paling Ngegas?

Di sisi lain, saat ini EPN sedang membangun PLTM Besai Kemu berkapasitas 7 MW di Lampung, Sumatera yang diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2023. Selain itu, EPN juga menargetkan beberapa proyek PLTM di area Sumatra dengan total potensial kapasitas lebih dari 20 MW. Di bidang PLTS, EPN telah memasang Rooftop Solar PV sebesar 6,9 MWp. Diharapkan sepanjang tahun 2022 akan ada penambahan instalasi baru Rooftop Solar PV sebesar 15 MWp dan akan meningkat di tahun-tahun berikutnya.

“Perseroan senantiasa mengedepankan diversifikasi bisnis sebagai bagian dari penerapan praktik keberlanjutan dan implementasi ESG untuk dapat bersama-sama membangun masa depan bangsa yang lebih baik sekaligus mendukung pemerintah dalam target penurunan emisi karbon,” tutup Sara.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com