Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melintas di depan refleksi layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (9/7/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan melintas di depan refleksi layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (9/7/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ini Penyebab IHSG Bergerak Fluktuatif

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – IHSG hari ini bergerak fluktuatif. Hingga akhirnya harus ditutup terkikis 14,47 poin (0,20%) ke level 7.114,8 pada perdagangan sesi I, Senin (15/8/2022).  Apa penyebabnya?

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, mengawali pekan ini, Indeks IHSG bergerak fluktuatif sementara bursa regional Asia  cenderung mixed yang tampaknya di topang kebijakan bank sentral Tiongkok (PBoC) yang memangkas suku bunganya dan melambatnya industrial dan retail sales Tiongkok.

Baca juga: Lima Saham Malah Catat Untung Besar saat IHSG Terkikis, Termasuk RAFI dan BNBR

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, pemangkasan suku bunga tersebut seiring untuk mendukung pertumbuhan kredit yang masih melambat untuk menghidupkan perekonomian Tiongkok.

“Pasar memandang langkah tersebut sebagai upaya menjaga penerapan kebijakan moneter yang hati-hati dan menjaga likuiditas perbankan yang memadai,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Saham Sektor Transportasi Anjlok, IHSG Ditutup Terkikis 0,2% 

Pilarmas Investindo Sekuritas PboC penurunkan suku bunga pinjaman fasilitas pinjaman jangka menengah (medium-term lending facility) satu tahun dari 2,85% menjadi 2,75%. Di sisi lain industrial poduction dan retail sales Tiongkok di bulan juli tumbuh melambat, dimana tercatat 3,8% dan 2,7%.

Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan dua saham pilihan untuk sesi II. Pertama, adalah ADHI direkomendasikan buy dengan support dan resistance di level 790-870. Serta, PER: 50,80x dan PBV: 0,49x. “Kedua dalah SMGR. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 6.875-7.200. Sedangkan PER: 20,78x dan PBV: 1,05x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com