Menu
Sign in
@ Contact
Search
Insight

Insight

Dibayangi Lonjakan Inflasi, INSIGHT Sarankan Investor Pilih Reksa Dana Pasar Uang

Rabu, 21 September 2022 | 19:11 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Direktur PT Insight Investments Management (INSIGHT) Ria Meristika Warganda mengatakan, jika berkaca pada data historis 2014, kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi pada 3 September 2022 juga punya potensi berupa dampak kenaikan inflasi.

“Setiap 10% kenaikan harga BBM jenis Pertalite akan berpotensi menaikkan inflasi sekitar 0.27% dan memotong laju pertumbuhan ekonomi sekitar -0.06%. Untuk kenaikan BBM jenis Pertalite sendiri kenaikannya sekitar 30% (Rp 7,650 menjadi Rp 10,000), artinya ada potensi dampak kenaikan inflasi hampir 1% dan perlambatan pertumbuhan ekonomi sekitar -0.18%,” kata dia dalam keterangan tertulis.

Karena itu, dia berharap para investor dapat melihat kembali pengaruh kebijakan kenaikan harga BBM terhadap kinerja investasi. “Momen kenaikan harga BBM bersubsidi 2014 silam bisa menjadi acuan bagi para investor untuk kembali mengamati jenis instrumen investasi apa yang cenderung lebih stabil dan tidak mengalami volatilitas tinggi saat kondisi ekonomi kurang baik,” kata dia.

Menurut Ria, salah satu pilihan instrumen investasi yang dapat diandalkan dalam kondisi ketidakpastian yaitu Reksa Dana Pasar Uang. Hal ini dapat ditilik secara lebih dalam lagi bahwa terdapat hal menarik yang dapat diamati pada kinerja Indeks Reksa Dana Infovesta Money Market Fund Index yang tetap tumbuh stabil dan tidak mengalami volatilitas, yang berarti selama satu tahun setelah kenaikan harga BBM bersubsidi yang signifikan. Dari aspek pertumbuhan unit penyertaan (UP) reksa dana pasar uang, juga terlihat masih tumbuh 11.4% pada periode yang sama. Hal ini menunjukkan strategi investasi dari berbagai investor yang beralih ke reksa dana pasar uang untuk menghindari dampak negatif dari volatilitas pasar pada masa itu.

“Mengacu pada data historis kinerja produk reksa dana di tengah kenaikan BBM, terlihat bahwa berinvestasi pada reksa dana pasar uang bisa menjadi salah satu pilihan yang baik. Terutama pada saat kondisi ekonomi dan pasar finansial masih berpotensi mengalami berbagai ketidakpastian dan volatilitas tinggi,” kata Ria.

Baca juga: Produk Reksa Dana Insight Raih Tiga Penghargaan Internasional

Adapun INSIGHT memiliki produk reksa dana pasar uang dengan potensi imbal hasilnya yang menarik, yakni Reksa Dana Pasar Uang Insight Money (Reksa Dana I-Money). “Secara historikal pertumbuhan return Reksa Dana I-Money selama satu tahun terakhir (per 31 Agustus 2022) masih mengungguli benchmark Reksa Dana Pasar Uang dengan kinerja yang stabil dan tahan banting saat pasar mengalami berbagai ketidakpastian dan volatilitas yang terjadi pada 2022,”ujarnya.

Selain itu, menurut Ria, reksa dana yang diluncurkan dari 26 Agustus 2015 lalu ini juga sudah menunjukkan historikal performa yang stabil dan tangguh. Hal ini dibuktikan dengan telah berhasil melewati berbagai fase volatilitas pasar seperti pada 2015 (devaluasi yuan), 2018 (perang dagang), dan 2020 (pandemi Covid-19). Stabilnya kinerja return dari Reksa Dana I-Money menurut Ria adalah berkat mayoritas underlying asset Reksa Dana I-Money berupa efek utang yang akan jatuh tempo kurang dari 1 tahun.

“Efek utang yang akan jatuh tempo kurang dari 1 tahun mempunyai durasi lebih rendah daripada efek utang yang jatuh temponya lebih dari 1 tahun. Durasi yang lebih rendah ini menyebabkan sensitivitas harga terhadap perubahan suku bunga juga lebih rendah dan membuatnya lebih stabil atau less volatile. Selain itu, dengan berinvestasi pada Reksa Dana I-Money yang memiliki fitur CSR pada produknya para investor juga berkesempatan untuk memberikan dampak sosial kepada sesama berupa bantuan dalam beragam program sosial kemanusiaan, sosial keagamaan, pendidikan, budaya, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga para Investor dapat berinvestasi sambil berkontribusi sosial kepada sesama yang membutuhkan,” tutup Ria.

Baca juga: Reksa Dana Insight Renewable Energy Jadi Pilihan Investasi di Tengah Pandemi

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com