Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT PP Presisi Tbk (PPRE) membidik penyelesaian proyek pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air melalui rekayasa sungai pada Kali Ciliwung segmen TB Simatupang selesai secara bertahap pada akhir 2022.

PT PP Presisi Tbk (PPRE) membidik penyelesaian proyek pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air melalui rekayasa sungai pada Kali Ciliwung segmen TB Simatupang selesai secara bertahap pada akhir 2022.

Proyek Pengolahan Sampah Kali Ciliwung Ditargetkan Selesai Bertahap Pada Akhir 2022

Senin, 26 September 2022 | 17:26 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT PP Presisi Tbk (PPRE) membidik penyelesaian proyek pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air melalui rekayasa sungai pada Kali Ciliwung segmen TB Simatupang selesai secara bertahap pada akhir 2022.

Baca juga: PP Presisi (PPRE) Fokus Percepat Penyelesaian Proyek Rp 1,1 Triliun

Direktur Operasi PP Presisi M. Darwis Hamzah mengatakan, proyek ini diharapkan menjadi percontohan untuk pengelolaan saringan sampah badan air yang dapat diterapkan di seluruh badan air sungai di DKI Jakarta maupun di Indonesia. Dalam proyek ini, perseroan menggunakan teknologi terbaru yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta dengan melalui tahap penyaringan dan tahap pencacahan sampah.

Saringan sampah tidak hanya dapat mengambil sampah yang berada di badan air, namun sampah yang telah diambil juga akan melalui proses pengolahan terlebih dahulu.

"Sampah akan dipilah melalui dua tahapan pemilahan hingga dua tahapan pencacahan, sehingga sampah akhir yang akan dibuang merupakan sampah residu," ujar Darwis dalam keterangan resmi, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Akhir Juni, PPRE Capai 47% Target Kontrak Baru 2022

Dengan portofolio yang dimiliki perseroan, Darwis berkomitmen, dapat menyelesaian pekerjaan tersebut tepat waktu dan berkualitas. Proyek ini nantinya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya DKI Jakarta, sehingga menjadi salah satu upaya pencegahan bencana banjir di Jakarta.

Dalam proses pengerjaan proyek tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza turut meninjau langsung proses pekerjaan tersebut, Anies menyampaikan, saringan sampah ini tidak hanya dapat mengambil sampah yang berada di badan air, tetapi juga akan melakukan proses treatment terlebih dahulu dengan cara mencacah sampah organik untuk diproses menjadi kompos.

Baca juga: Raih Pinjaman Rp 770 M, PP Presisi (PPRE) Percepat Proyek Cinere-Jagorawi

"Saringan sampah ini juga bermanfaat untuk menjaga pompa-pompa pengendalian banjir yang dioperasikan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta agar tidak mengalami efek bendung yang dapat berakibat banjir, seperti Pompa Waduk Pluit, Pompa Ancol, dan Pompa Gambir," ujar Anies.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com