Menu
Sign in
@ Contact
Search
Investor melihat pergerakan IHSG melalui monitor. (BeritaSatu Photo/David Gita Roza)

Investor melihat pergerakan IHSG melalui monitor. (BeritaSatu Photo/David Gita Roza)

Saham Blue Chip Terkoreksi, IHSG Turun ke Bawah 7.000 pada Sejam Perdagangan

Jumat, 30 September 2022 | 10:09 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dibuka datar di level 7.036, IHSG turun ke bawah 7.00 pada sejam perdagangan sesi I, Jumat (30/9/2022). IHSG melemah 66,94 poin (0,95%) ke level 6969,25. IHSG hari ini bergerak memerah di rentang 6.926-7.036. Pada sejam perdagangan, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 terkoreksi 0,68%.  

Berdasarkan data RTI, sebanyak 9,87 miliar lebih lembar saham telah diperdagangkan pada sejam perdagangan. Dengan nilai perdagangan sebesar Rp 4,44 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 498.038 kali transaksi.

Baca juga: Mandiri Sekuritas: IHSG Kembali Terkoreksi, Kawal Dua Saham Pilihan Ini

Tercatat sebanyak 81 saham mengalami kenaikan, 474 saham diperdagangkan menurun. Sedangkan 102 saham stagnan. Pada sejam perdagangan, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 terkoreksi 0,68%.

Baca juga: Alami Kenaikan, Cadangan Batu Bara Bayan Resources (BYAN) Capai 2,03 Juta Ton

Pada sejam perdagangan, saham-saham ini mencatatkan kerugian terbesar (top losers). Saham tersebut adalah PT Agung Mnejangan Mas Tbk (AMMS) yang mengalami kerugian terbesar sebanyak 10%.

Disusul, PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) terkoreksi 6,58%, PT Net Visi Media Tbk (NETV) jatuh 5,52%, PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) turun 5%, dan PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) kehilangan 4,14%. 

Baca juga: Meski Dibuka Menguat, Rupiah Jelang Akhir Pekan Diprediksi Melemah Tipis

Pada saat IHSG sejam diperdagangkan, mayoritas bursa saham Asia bergerak memerah. Straits Time (Singapura) turun 0,38%, Shanghai (Tiongkok) melemah 0,09%, dan Nikkei (Jepang) kehilangan 1,67%. Sedangkan Hang Seng (Hong Kong) menguat 0,28%. 

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan, pelemahan IHSG hari ini sejalan dengan pergerakan bursa global dan domestik yang cenderung tertekan. Setelah semalam bursa AS ditutup terkoreksi karena adanya peningkatan ketidakpastian global akan datangnya inflasi dan nada hawkish The Fed untuk menaikkan suku bunganya.

"Hal ini nampak dari pergerakan yield dari obligasi AS pada tenor-tenor pendek yang naik cukup signifikan," ungkapnya kepada Investor Daily, Jumat (30/9/2022). 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com