Menu
Sign in
@ Contact
Search
Investor memantau monitor pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Investor memantau monitor pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Sentimen Negatif Ini Bikin IHSG Tertekan Aksi Jual

Jumat, 30 September 2022 | 12:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada perdagangan sesi I, Jumat (30/9/2022), IHSG melemah sebesar 34 poin (0,5%) ke level 7.001. Sentimen negatif diperkirakan membuat IHSG tertekan aksi jual jelang akhir pekan ini.

Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, jelang akhir bulan ini, Indeks IHSG dan bursa regional Asia tertekan aksi jual. “Tampaknya beberapa katalis negatif mempengaruhi sikap pelaku pasar dan investor dimana masih terus dibayangi kebijakan-kebijakan para bank sentral di dunia yang agresif menaikan suku bunga acuannya,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Jumat (30/9/2022).

Baca juga: Erajaya Digital, Vertikal Bisnis Erajaya Swasembada (ERAA) Buka 40 Outlet Baru, Ini Promo-promonya

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan, sentiment negatif juga dating dari Rusia dan Ukraina semakin memanas, hal ini seiring dengan Rusia mendeklarasikan empat wilayah Ukraina sebagai bagian dari Rusia. Berencana hari ini waktu Rusia akan mendeklarasikan empat wilayah Ukraina sebagai bagian dari Rusia. Tentunya ini akan memancing kemarahan Ukrina dan blok barat.

“Pasar memandang rencana Rusia tersebut tentunya akan memberikan pupusnya jalan perdamaian kedua negara tersebut. Sehingga ini akan semakin panas secara geopolitik,” tambah Pilarmas Investindo Sekuritas.

Baca juga: Inggris Fokuskan Kerja Sama Ekonomi dengan Indo Pasifik

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut, sentimen pasar lainnya datang dari The Caixin Tiongkok General Manufacturing PMI secara tak terduga turun menjadi 48,1 pada September 2022 dari 49,5 pada bulan sebelumnya PMI Non-Manufaktur NBS untuk Tiongkok turun ke level terendah empat bulan di 50,6 pada September 2022 dari 52,6 sebulan sebelumnya.

Sedangkan PMI Manufaktur NBS untuk Tiongkok secara tak terduga meningkat menjadi 50,1 pada September 2022 dari 49,4 pada bulan sebelumnya, melampaui perkiraan pasar 49,6. Namun demikian pasar cenderung masih kinerja tersebut masih mencerminkan dampak wabah yang berkepanjangan sehingga masih mempengarauhi aktivitas ekonomi Tiongkok.

Baca juga: IHSG Melemah, Saham-saham Ini Malah Bukukan Cuan Gede

“PGAS. Kami merekomendasikan buy dengan support dan resistance di level 1.675-1.790. Serta, PER: 5,93x dan PBV:0,82x,” tutup Pilarmas Investindo Sekuritas.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com