Menu
Sign in
@ Contact
Search
Salah satu pabrik PT Sumber Tani Agung Resources Tbk atau STA Resources. (Foto: STAA)

Salah satu pabrik PT Sumber Tani Agung Resources Tbk atau STA Resources. (Foto: STAA)

STA Resources (STAA) Caplok Dua Perusahaan Sawit Rp 306 Miliar

Senin, 3 Oktober 2022 | 21:24 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) atau STA Resources mengakuisisi dua perusahaan sawit senilai Rp 306 miliar.

Akuisisi 100% saham PT Hanuraba Sawit Kencana (HSK) dan PT Sawit Agro Lestari (SAL) tersebut dilakukan STAA melalui anak usahanya, yakni PT Transpacific Agro Industry (TPAI) dan PT Madina Agrolestari (MAL).

Baca juga: Semester I, Sumber Tani Agung (STAA) Catat Laba Bersih Rp 632 Miliar

"Pada 26 Agustus 2022, TPAI dan MAL (pembeli), yang merupakan perusahaan terkendali dari perseroan, menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat atas 100% kepemilikan saham pada HSK dan SAL, dengan Sumatera Plantations Pte Ltd dan PT Bio Permai (penjual) serta Kalimantan Plantations Pte Ltd (sponsor). Pembeli sepakat untuk mengambilalih 100% kepemilikan saham para penjual pada HSK dan SAL," kata Direktur Utama STA Resources Mosfly Ang dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).

Mosfly mengatakan, TPAI dan MAL mengakuisisi 87.644 saham HSK dengan harga pembelian Rp 256 miliar. Sementara di SAL, TPAI dan MAL mengambil alih 52.320 saham perusahaan sawit tersebut senilai Rp 50 miliar.

Baca juga: Nestle Stop Pembelian Minyak Sawit, Astra Agro (AALI) Bereaksi!

"Total nilai transaksi atas saham yang dijual adalah Rp 306 miliar. Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama," jelas dia.

Mosfly menegaskan, perseroan dan para penjual tidak memiliki hubungan afiliasi sebagaimana diatur menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal. Oleh karena itu, transaksi tidak tunduk pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

"Dampak transaksi ini adalah terjadinya perubahan pengendali terhadap HSK dan SAL dari pengendali lama yaitu Sumatera Plantations Pte Ltd menjadi TPAI, sebagai pengendali yang baru," ungkap Mosfly.

Baca juga: Harga CPO Naik Terus, Sawit Sumbermas (SSMS) Untung Besar

Pada pertengahan Juli lalu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) STA Resources memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2021 sebesar Rp 359 miliar. Dividen ini terdiri atas Rp 250 miliar sebagai dividen interim yang sudah dibagikan kepada para pemegang saham sebelum perusahaan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dan Rp 109,03 miliar atau setara dengan Rp 10 per saham yang dibagikan sebagai dividen tunai.

Dividen yang dibagikan tersebut setara dengan 33,34% dividend payout ratio (DPR) dan 2,87% dividend yield (per harga saham Rp 1.250).

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com