Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Timah Tbk (TINS). (Foto: Perseroan)

PT Timah Tbk (TINS). (Foto: Perseroan)

Borong MTN Timah (TINS), Bukit Asam (PTBA) Rogoh Kocek Rp 391,2 Miliar

Kamis, 6 Oktober 2022 | 23:46 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membeli surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/MTN) I PT Timah Tbk (TINS) Tahun 2022 sebanyak 25 lembar atau senilai Rp 391,25 miliar dengan jangka waktu paling lama tiga tahun.

“Transaksi tersebut sebagaimana di atas merupakan transaksi afiliasi yang didasarkan pada ketentuan Pasal 4 POJK No.42/2020 dan bukan merupakan transaksi material ataupun transaksi yang mengandung unsur benturan kepentingan,” jelas manajemen Bukit Asam dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10/2022).

Bukit Asam telah membeli MTN I PT Timah Tbk Tahun 2022 dengan peringkat A tersebut pada 5 Oktober 2022. PTBA dan TINS merupakan perusahaan terafiliasi yang dikendalikan secara langsung oleh perusahaan yang sama yakni Inalum, serta secara langsung dan tidak langsung oleh Negara Republik Indonesia.

Baca juga: Habiskan Rp 1 Triliun, Timah (TINS) Segera Operasikan Smelter Berteknologi Mutakhir

“Oleh karena itu, perseroan merupakan pihak terafiliasi dengan PT Timah Tbk sebagaimana dimaksud oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,” sambung manajemen PTBA.

Sementara itu, Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy dan Rekan berpendapat, pembelian MTN I PT Timah Tbk Tahun 2022 oleh PTBA sebanyak 25 lembar atau Rp 391,25 miliar beserta komponen bunga atau kupon sebesar 7,2% per tahun merupakan transaksi wajar.

Sebagai dampak transaksi, PTBA meyakini pembelian efek bersifat utang MTN tersebut akan mendatangkan nilai tambah pada pendapatan lain-lain perseroan atas penempatan dana idle di instrumen tersebut. Mengingat, MTN I TINS akan memberikan tingkat pengembalian yang lebih baik apabila dibandingkan suku bunga deposito pada penempatan sebelumnya.

“Transaksi dilakukan dalam rangka mendukung sinergi antara Grup MIND ID sesuai tujuan dari pembentukan Holding Industri Pertambangan yang diamanatkan negara,” jelas manajemen PTBA.

Baca juga: Hadapi Penurunan Harga Timah, Begini Prospek Saham TINS

TINS menerbitkan MTN I PT Timah Tbk Tahun 2022 senilai total Rp 626 miliar yang dibeli PT Bukit Asam Tbk dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) sebagai pihak terafiliasi. Manajemen TINS beralasan, MTN diterbitkan karena ada penurunan harga logam timah secara signifikan pada kuartal III-2022.

Hal itu memengaruhi arus kas operasional perseroan yang diproyeksikan defisit pada semester II-2022. Ditambah, TINS mempunyai kewajiban pelunasan pokok obligasi dan sukuk ijarah sebesar Rp 744 miliar pada 28 September 2022.

Baca juga: Perkuat Bisnis Bauksit, Antam (ANTM) Optimistis Lanjutkan Pertumbuhan

“Mempertimbangkan hal tersebut, untuk pelunasan sebagian utang yaitu Obligasi Berkelanjutan I Timah Tahap I Tahun 2017 seri B, TINS akan menerbitkan efek bersifat utang dengan penawaran terbatas. Agar saldo kas PT Timah Tbk berada pada besaran sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan,” jelas manajemen TINS dalam keterangan resmi.

MTN yang diterbitkan tanpa jaminan khusus tersebut, rencananya digunakan untuk melunasi bridging loan atas pelunasan Obligasi Berkelanjutan I Timah Tahap I Tahun 2017 Seri B yang jatuh tempo pada 28 September 2022. Agen pemantau transaksi ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com