Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Minna Padi Raih Laba Rp31,708 Miliar

Senin, 21 Mei 2012 | 14:16 WIB
Antara

JAKARTA - PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) mencatat peningkatan laba bersih cukup signifikan menjadi Rp31,708 miliar pada triwulan pertama 2012 dibanding pencapaian pada tahun sebelumnya periode sama sebesar Rp375 juta.

"Peningkatan laba bersih yang cukup signifikan itu melampaui target laba perusahaan tahun ini yang sebesar Rp25,5 miliar," kata Direktur Utama PADI, Djoko Joelijanto saat paparan publik di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan, perolehan laba bersih didorong peningkatan laba usaha perseroan per Maret 2012 yang tercatat Rp33,905 miliar atau meningkat sekitar 1.041% jika dibandingkan perolehan perseroan di periode yang sama di 2011 sebesar Rp2,969 miliar. "Kontribusi terbesar pendapatan perusahaan dari porotofolio efek yang menyumbang sebesar 70%," kata dia.

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya belum merevisi target pada tahun ini dikarenakan kondisi perekonomian global yang masih menunjukkan perlambatan.

"Kondisi global sedang tidak stabil terutama di Eropa, maka itu kami belum mau merevisi terget perusahaan pada tahun ini, kita masih hati-hati terhadap efek domino dari krisis Eropa," ujarnya.

PT Minna Padi Investama merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis perantara pedagang efek (brokerage) dan penjamin pelaksana (underwriter). Minna Padi melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Januari 2012 lalu.

Djoko mengemukakan, pada bisnis penjamin emisi, pihaknya tengah memproses perusahaan yang berencana melaksanakan IPO di sektor jasa senilai Rp200-300 miliar.

Ia juga mengatakan, Mina Padi akan membuka cabang di Bandung, Bali dan Medan dengan menggunakan sebagian dari dana IPO yang sebesar Rp118,5 miliar. "Untuk pembangunan cabang di Bandung mudah-mudahan secepatnya, kita juga lihat peluang di Bali dan Medan. Dana ekspansi itu menggunakan 12,5% dana IPO," kata dia. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN