Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROSA

Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROSA

NOTASI KHUSUS

40 Saham di BEI Masih Ber-“tato”

Abdul Aziz, Selasa, 8 Oktober 2019 | 09:45 WIB

JAKARTA-Sebanyak 40 saham emiten bermasalah masih menyandang notasi khusus dari Bursa Efek Indonesia (BEI). “Tato” diberikan secara beragam kepada masing-masing emiten, dari yang paling ringan sampai yang paling berat.

Berdasarkan data terbaru notasi khusus yang dikeluarkan BEI, jumlah saham bertato berkurang empat emiten. Dalam data yang dipublikasikan otoritas bursa sebelumnya, terdapat 44 saham emiten yang terkena notasi khusus.

Empat saham emiten yang keluar dari daftar notasi khusus yaitu PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD), PT Timah Tbk (TINS), PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), dan PT Bara Jaya Internasional Tbk ( ATPK).

Ada tujuh notasi yang diberikan otoritas bursa kepada emiten bermasalah, yaitu B, M, E, S, A, D, dan L. Setiap emiten bisa terkena lebih dari satu notasi.

Notasi B disematkan kepada emiten karena adanya permohonan pernyataan pailit, notasi M karena adanya permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang atau (PKPU), dan notasi E karena laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif.

Adapun notasi S diberikan karena laporan keuangan terakhir emiten menunjukkan tidak ada pendapatan usaha, notasi A karena adanya opini tidak wajar (adverse) dari akuntan publik, notasi D karena adanya opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer) dari akuntan publik, dan notasi L karena perusahaan tercatat belum menyampaikan laporan keuangan.

Ke-40 saham emiten yang masih bertato atau menyandang notasi khusus yaitu PT Golden Plantation Tbk (GOLL) dengan notasi ML, PT Centex Tbk (CNTX) notasi EL, PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) notasi ESL, PT Atlas Resources Tbk (ARII) notasi B, PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) notasi M, PT Evergreen Invesco Tbk (GREN) notasi L, dan PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) dengan notasi EL.

Selanjutnya saham  PT Leyand International Tbk ( LAPD) dengan notasi E, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) notasi SD, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) notasi L, PT Akbar Indomakmur Stimec Tbk (AIMS) notasi S, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) notasi E, PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) notasi E, PT Modern Internasional Tbk (MDRN) notasi E, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan notasi L.

Berikutnya  saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dengan notasi L, PT Argo Pantes Tbk (ARGO) notasi E, PT Global Teleshop Tbk (GLOB) notasi E, PT Sugih Energy Tbk (SUGI) notasi L, PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) notasi E, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) notasi ED, PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) notasi E, dan PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) dengan notasi S.

Saham emiten lainnya adalah PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI) dengan notasi L, PT Nipress Tbk (NIPS) notasi L, PT Steady Safe Tbk (SAFE) notasi E, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) notasi ED, PT Tanah Laut Tbk (INDX) notasi D, PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) notasi E, dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) dengan notasi E.

Selain itu saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) dengan notasi E, PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW) notasi E, PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) notasi E, PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) notasi E, PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) notasi E, dan PT SLJ Global Tbk (SULI) dengan notasi E.

Tato lainnya disematkan BEI kepada saham PT Cakra Mineral Tbk (CKRA) dengan notasi SDL, PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) notasi E, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) notasi E, dan PT Renuka Coalindo Tbk ( SQMI) dengan notasi EL.

 

Daftar Emiten yang Terkena Notasi Khusus
 

1. PT Golden Plantation Tbk (GOLL) – ML

2. PT Centex Tbk (CNTX) – EL

3. PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) – ESL

4. PT Atlas Resources Tbk (ARII) – B

5. PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ) – M

6. PT Evergreen Invesco Tbk (GREN) – L

7. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) – EL

8. PT Leyand International Tbk ( LAPD) – E

9. PT Mitra Investindo Tbk (MITI) – SD

10. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) – L

11. PT Akbar Indomakmur Stimec Tbk (AIMS) – S

12. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) – E

13. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) – E

14. PT Modern Internasional Tbk (MDRN) – E

15. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) – L

16. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) – L

17. PT Argo Pantes Tbk (ARGO) – E

18. PT Global Teleshop Tbk (GLOB) – E

19. PT Sugih Energy Tbk (SUGI) – L

20. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) – E

21. PT Trikomsel Oke Tbk ( TRIO) – ED

22. PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) – E

23. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) – S

24. PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI) – L

25. PT Nipress Tbk (NIPS) – L

26. PT Steady Safe Tbk (SAFE) – E

27. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) – ED

28. PT Tanah Laut Tbk (INDX) – D

29. PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) – E

30. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) – E

31. PT Onix Capital Tbk (OCAP) – E

32. PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW) – E

33. PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) – E

34. PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) – E

35. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) – E

36. PT SLJ Global Tbk (SULI) – E

37. PT Cakra Mineral Tbk (CKRA) – SDL

38. PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) – E

39. PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) – E

40. PT Renuka Coalindo Tbk ( SQMI) – EL

 

Baca juga:

“Tato” 4 Saham Emiten Menghilang

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA