Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Bank Maspion Optimistis Bukukan Kinerja Positif

Kamis, 11 Juli 2013 | 13:26 WIB
Antara

JAKARTA- Presiden Direktur Bank Maspion Herman Halim mengatakan optimistis Bank Maspion dapat membukukan kinerja positif pada tahun 2013 ini sehingga saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) menjadi pilihan investor.

Herman Halim di sela pencatatan saham perdana PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) di Jakarta, Kamis, mengemukakan Bank Maspion optimistis dapat merealisasikan kredit hingga akhir 2013. Per Juni 2013, penyaluran kredit perseroan telah mencapai Rp3 triliun. "Sampai akhir 2013, target kredit Rp3,4 triliun. Kami optimistis tercapai," kata dia seperti dikutip Antara.

Dengan demikian, lanjut dia, Bank Maspion dapat mempertahankan kinerja positif setiap tahunnya sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang disampaikan perseroan ke Bank Indonesia (BI).

Ia mengemukakan dalam RBB, perseroan mematok target kredit Rp3,4 triliun atau tumbuh sekitar 25% bila dibandingkan perolehan tahun 2012. Mayoritas kredit ke sektor perdagangan yaitu sebesar 75% dan sisanya usaha kecil menengah (UKM).

Sementara untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) per Juni, perseroan berhasil menghimpun hingga Rp3,3 triliun. Jumlah tersebut mayoritas masih didominasi dana mahal atau deposito dengan persentase 60%, sementara sisanya dana murah 40%.

Pada pencatatan perdana hari ini (Kamis, 11/7), saham BMAS tercatat dibuka menguat 1,56% menjadi Rp325 per saham dibanding harga perdana sebesar Rp320 per lembar saham.

Tingkatkan likuiditas
Sementara itu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan perusahaan yang baru mencatatkan sahamnya dapat membantu meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia di tengah gejolak ekonomi.

"Saat ini transaksi saham di BEI sudah mencapai rata-rata Rp6,8 triliun per hari. Kami berharap saham Bank Maspion mampu menyemarakkan BEI dan menambah likuiditas bursa saham di tengah gejolak ekonomi global," ujar Direktur Utama BEI, Ito Warsito di tempat yang sama.

Ia mengatakan perseroan dapat menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sehingga investor dapat tertarik menginvestasikan dananya pada saham perseroan. "Kami berharap perseroan dapat menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) dan menjadi buruan para investor," kata dia. (*/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN