Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Akumulasi Saham Properti dan Konstruksi

Rabu, 12 Agustus 2015 | 09:02 WIB
ah

JAKARTA-Sentimen negatif dari devaluasi Yuan membuat pelemahan rupiah sudah cukup terdikson pada harga pasar.

"Sehingga rekomendasi untuk melakukan bargain hunting yang dapat menahan penurunan IHSG lebih lanjut," tutur Senior Riset HD Capital Yuganur Wijanarko dalam risetnya di Jakarta, Rabu (12/8).

Ia menyarankan posisi ’bargain hunting’ terbaik terutama di sektor konstruksi dan properti yang cenderung rebound dahulu dan melompat lebih tinggi versus sektor lain.

Oleh sebab itu, pergerakan indeks pada Rabu ini diperkirakan berada pada support 4.620-4.590 dan resisten 4.775-4.825-4.925.

Adapun saham-saham yang dapat dibeli, seperti:

1. Adhi Karya Tbk (ADHI), target trading Rp2.350
Emiten konstruksi BUMN ini mulai memberikan tanda pemulihan trend mulai terjadi untuk mencoba naik di atas resisten seminggu terakhir di Rp2.350.

2. Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), target trading Rp1.800
Sentimen positif dari rencana mempersiapkan tiga proyek baru senilai Rp9 triliun belum sepenuhnya tercermin dalam harga yang mulai memberikan tanda untuk perubahan ke arah trend yang lebih positif. Rekomendasi beli untuk kontinuasi kenaikan ke level psikologis Rp1.800.

3. Summarecon Agung Tbk (SMRA), target trading Rp1.820
Medium term uptrend di emitten property ini yang sudah masuk msci mulai terbentuk kembali selema bulan Agustus. Rekomendasi beli untuk mengetes kembali resistance psikologis di atas Rp1.800

4. Waskita Karya Tbk (WSKT), target trading Rp1.850-1.900
Kami melihat proses technical recovery dalam pembentukan minor uptrend baru di emitten konstruksi BUMN ini masih menyimpan potensi untuk naik hingga menguji level psikologis resistance atas di Rp1.900.

Tim riset KDB Daewoo melihat devaluasi mata uang Cina menjadi katalis negatif yang menekan pergerakan IHSG memasuki teritori negatif menguji support 4.620, sekaligus mematahkan peluang arah positif yang terbentuk pada oversold sehingga kembali tersungkur menuju dasar oversold.(imq)

Dalam kondisi normal, oversold bottom merupakan peluang bagi IHSG untuk melakukan pembalikan arah dari pelemahannya.

"Setidaknya saham SMSM dan META dari beberapa oversold saham yang memiliki ruang untuk bergerak positif pada perdagangan hari ini," ujar analis KDB T. Heldy Arifien.

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN