Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengolahan Bijih Nikel oleh Antam. (IST)

Pengolahan Bijih Nikel oleh Antam. (IST)

Antam (ANTM) dan CNGR Mau Bangun Kawasan Industri, Demi Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik

Senin, 8 Agustus 2022 | 12:11 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – CNGR Co Ltd dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menandatangani perjanjian pendahuluan (heads of agreement) di Jakarta untuk pembangunan dan pengembangan proyek kawasan industri bersama.

Kerja sama ini akan mengadopsi teknologi terbaru pembangunan lini produksi nikel yang berkomitmen pada pengurangan karbon dan green development.

Baca juga: Gandeng Sunline, Sub Holding Anabatic Technologies (ATIC) Anabatic Digital Percepat Transformasi Digital

President Director Antam Nico Kanter, Chairman dan President CNGR Deng Weiming, Vice President CNGR International Headquarter Fu Peiwen, Vice President CNGR International Headquarter) Dani Widjaja, dan pimpinan perusahaan lainnya menghadiri prosesi penandatanaganan tersebut.

Sesuai kesepakatan dan berdasarkan visi dan misi perusahaan, kedua belah pihak akan menggunakan keunggulan teknologi dan sumber daya untuk meningkatkan cost competitiveness, mengembangkan, dan membangun kawasan industri dengan menggunakan OESBF (oxygen-enriched side-blown furnace) untuk memproses bijih nikel laterit.

Lini produksi pertambangan dan peleburan direncanakan untuk mencapai kapasitas tahunan total 80.000 ton nikel dalam matte, yang akan menghasilkan bahan baku baterai untuk energi baru/kendaraan listrik.

Proyek ini akan memaksimalkan dan memfasilitasi promosi penerapan energi hijau untuk mengurangi emisi karbon.

CNGR adalah perusahaan produsen ternary precursor terbesar yang produknya telah memasuki 500 rantai pasokan kelas atas dunia. Keunggulan CNGR dalam R&D, manufaktur, konstruksi rekayasa, dan keunggulan Antam di pertambangan, integrasi sumber daya, dan operasi merupakan keunggulan yang saling melengkapi.

Kerja sama antara kedua belah pihak akan menciptakan pembangunan yang saling menguntungkan di masa depan.

Deng Weiming mengatakan bahwa Antam adalah BUMN dengan sejarah panjang. Antam memiliki integrasi bisnis vertikal dalam bidang pertambangan dan logam yang terdiversifikasi, dengan orientasi ekspor sebagai bisnis utamanya.

“Antam selalu berkomitmen untuk menyediakan produk berkualitas tinggi, untuk diakui sebagai praktik industri terbaik dan kinerja operasional yang kompetitif untuk memaksimalkan nilai, dengan fokus pada keberlanjutan, keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan dalam bisnis mereka,” kata dia dalam keterangan resmi dikutip Senin (8/8/2022).

Sementara itu, Nico Kanter mengatakan, terkait proyek hilirisasi nikel, Antam saat ini fokus mengembangkan bisnis EV battery ecosystem.

Baca juga: Penjualan Meningkat, Laba Bersih Dharma Polimetal (DRMA) Naik Lebih Tinggi

“Kami sangat mengapresiasi niat CNGR untuk bekerja sama dalam pengembangan fasilitas produksi hilir nikel. Kami memahami bahwa CNGR merupakan mitra strategis yang potensial bagi Antam karena memiliki pengalaman teknologi canggih dalam pengolahan nikel dan memiliki kinerja bisnis perusahaan yang baik,” papar dia.

Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat akan menjadikan kerja sama ini sebagai peluang untuk lebih memperluas bidang kerja sama, meningkatkan kedalaman kerja sama antara kedua pihak, memberikan solusi yang kompetitif dan sistematis untuk pengembangan industri energi baru global, dan memberikan kontribusi berkelanjutan pada pembangunan hijau dan rendah karbon global.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com