Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu ruas tol yang dikelola Grup Astra. Foto: Astra.

Salah satu ruas tol yang dikelola Grup Astra. Foto: Astra.

Astra International Kucurkan Pinjaman Rp 1,56 Triliun ke Trans Marga Jateng

Jumat, 3 September 2021 | 15:38 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id -  PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya, PT Astra Tol Nusantara, mengucurkan pinjaman senilai Rp 1,56 triliun kepada PT Trans Marga Jateng. Pinjaman ini akan digunakan untuk keperluan korporasi Trans Marga Jateng.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Jumat, (3/9), pinjaman ditandatangani pada 31 Agustus 2021. Pinjaman ini akan jatuh tempo satu bulan setelah dilunasinya pinjaman kredit sindikasi Trans Marga Jateng atau sebelum 30 Desember 2021. Tingkat bunga pinjaman ini mencapai 7,9%.

Menurut manajemen, transaksi untuk memberikan dukungan kepada Trans Marga Jateng, khususnya untuk keperluan korporasi. Trans Marga juga akan mendapatkan efisiensi administrasi dibandingkan mendapatkan pinjaman dari perbankan. Sementara Astra Tol Nusantara mendapatkan tambahan pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan.

Adapun, Trans Marga Jateng merupakan perusahaan patungan antara Astra Tol Nusantara dengan kepemilikan 40% dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan kepemilikan 50,91%. Selain Astra Tol Nusantara dan Jasa Marga, pemegang saham lain adalah PT Trans Optima Luhur dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah. Perusahaan ini dibentuk mendanai, membentuk dan memelihara jalan tol Semarang-Solo dan aktivitas jalan tol lainnya.

Astra Tol Nusantara adalah salah satu anak usaha Astra International yang bergerak di bidang infrastruktur dan logistik. Selain Astra Tol Nusantara, anak usaha Astra lain yang bergerak di bidang tersebut adalah PT Astra Transportasi Indonesia, PT Astra Nusa Pedana, PT Marga Harjaya Infrastruktur, PT Marga Mandalasakti dan PT Serasi Autoraya.

Segmen infrastruktur dan logistik ini membukukan pendapatan sebesar Rp 3,36 triliun pada semester I-2021. Segmen ini menjadi penyumbang pendapatan kelima setelah otomotif yang mencapai Rp 43,61 triliun; alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi Rp 37,31 triliun; jasa keuangan Rp 12,21 triliun dan agribisnis Rp 10,83 triliun.

Sementara itu, total pendapatan bersih sampai semester I-2021 mencapai Rp 107,4 triliun, naik 20% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Nilai aset bersih per saham pada 30 Juni 2021 sebesar Rp 4.012, meningkat 4% dibandingkan pada 31 Desember 2020.

Pendapatan tersebut menopang laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 8,83 triliun pada semester I-2021 atau turun 22%, dibandingkan semester I-2020 yang mencapai Rp 11,37 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN