Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Astra International.

Astra International.

Astra Tingkatkan Investasi di Jasa Keuangan dan Teknologi Digital

Selasa, 30 Maret 2021 | 06:05 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) berkomitmen meningkatkan investasinya di bidang jasa keuangan dan teknologi digital untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Inovasi ini dilakukan dalam bentuk penyediaan aplikasi maupun penggunaan teknologi untuk mempercepat proses bisnis.

Direktur Astra International Suparno Djasmin menjelaskan, pihaknya selalu melakukan inovasi dengan menggunakan teknologi, baik saat ini ketika pandemi Covid-19, maupun sebelum pandemi Covid-19. Investasi itu dilakukan dalam ekosistem Astra International maupun entitas usaha, Astra Financial atau PT Sedaya Multi Investama. "Inovasi ini akan terus dilakukan pada tahun ini dan juga tahun-tahun mendatang," ujar Suparno dalam acara Grand Launching MOXA, Senin (29/3).

Suparno melanjutkan, bentuk inovasi ini dilakukan tidak hanya dalam bentuk mendukung bisnis proses di Astra, namun juga inovasi oleh unit usaha yang terintegrasi kepada pelanggan. Untuk inovasi tersebut, Astra tidak ragu untuk membenamkan investasinya sepanjang masih dalam ekosistem Astra International maupun entitas usaha, Astra Financial atau PT Sedaya Multi Investama.

Sejauh ini, inovasi digital yang dilakukan oleh Astra lebih banyak berhubungan dengan jasa keuangan. Misalnya melalui peluncuran aplikasi pinjaman online, Maucash pada 2018. Aplikasi ini diluncurkan melalui perusahaan patungan antara anak usaha Sedaya Multi Investama dan WeLab, yakni Astra Welab Digital Astra.

Kemudian, Astra juga meluncurkan aplikasi peluncuran mobil bekas, Mobil88. Terbaru, Astra meluncurkan aplikasi yang mengintegrasikan seluruh produk jasa keuangan Astra, yakni MOXA.

Melalui aplikasi ini, konsumen dapat menikmati berbagai layanan, mulai dari pembiayaan kendaraan, pembiayaan perjalanan religi, pinjaman multiguna, pembiayaan gawai, elektronik, furnitur, dan persiapan dana pendidikan. Selain itu, MOXA juga menyediakan layanan investasi bisnis untuk hari tua, sewa mobil dan bus, layanan antar jemput bandara, test drive kendaraan hingga produk asuransi.

Direktur Astra Financial Handoko Liem menjelaskan, MOXA memiliki sejumlah fitur unggulan seperti conversational chat yang membantu pengguna memilih produk sampai melakukan transaksi dengan bantuan asisten, wishlist, share (social engagement), kalkulator simulasi (pengajuan kredit) guna memudahkan dalam penghitungan estimasi cicilan, hingga pengecekan status pengajuan produk pinjaman multiguna. Ragam fitur ini semakin menjadikan MOXA sebagai one stop financial services yang kini sudah bisa diunduh melalui Play Store ataupun App Store.

Selain berinvestasi di entitas anak usaha, Astra juga membenamkan investasinya di Gojek. Investasi ini dikucurkan dengan membentuk perusahaan patungan atau joint venture (JV) bersama Gojek. JV ini nantinya menyediakan armada ride hailing, khususnya untuk layanan GO-CAR.

Selain itu, Astra juga mengumumkan pendanaan tahap pertama seri F untuk Gojek senilai US$ 100 juta. Sehingga, total investasi Astra untuk Gojek ini kini sudah mencapai US$ 250 juta.

Presiden Direktur Astra International kala itu Prijono Sugiarto menjelaskan, ribuan unit armada yang disediakan oleh perusahaan tersebut akan menggunakan sistem pengelolaan Astra FMS (fleet management system) dan teknologi ride hailing pada aplikasi Gojek. Kerja sama ini diharapkan menciptakan sinergi dengan bisnis otomotif Astra.

Astra Sedaya Finance

Anak usaha Astra, Astra Sedaya Finance berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 2,5 triliun. Dana dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan Senin, (29/3), obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan V dengan nilai total Rp 10 triliun. Pada 2020, perseroan telah menerbitkan bagian pertama dari obligasi tersebut dengan nilai Rp 1,5 triliun.

Sementara untuk Obligasi Berkelanjutan V Tahap II akan diterbitkan dalam dua tahap. Seri A diterbitkan dengan nilai pokok Rp 891,97 miliar, tingkat bunga 4,85% dan tenor 370 hari. Sementara Seri B diterbitkan dengan nilai pokok Rp 1,6 triliun, tingkat bunga 6,35% dan tenor 36 bulan.

Perseroan telah mendapatkan peringkat AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk penerbitan obligasi ini. Adapun pihak yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT BCA Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Sesuai rencana, perseroan akan melakukan masa penawaran obligasi pada 8-12 April 2021. Distribusi secara elektronik pada 15 April 2021 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 16 April 2021.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN