Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gema Goeyardi selaku Founder dan CEO Astronacci International pada pembukaan Trading Challenge Tesla bertema Tesla untuk Ibu.

Gema Goeyardi selaku Founder dan CEO Astronacci International pada pembukaan Trading Challenge Tesla bertema Tesla untuk Ibu.

Astronacci: Simak Saham BMRI, BBRI, ASII, dan HRUM

Selasa, 10 Mei 2022 | 10:55 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Di tengah kondisi pasar yang tengah bergejolak tajam, Astronacci International memberikan beberapa rekomendasi saham yang memiliki outlook bagus kedepannya di tahun ini seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Senin (9/5/2022) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menurun hampir 5% atau tepatnya 4,42% ke level 6.909,75 pada perdagangan awal pekan. Resiko perang Rusia dan Ukraina, pelemahan nilai tukar rupiah, inflasi, hingga kondisi makro ekonomi disinyalir jadi sebab utama.

Baca juga: IHSG Tenggelam di Zona Merah pada Sejam Perdagangan

Menurut CEO dan Founder PT Astronacci International Gema Goeyardi mengatakan, hal ini telah sesuai prediksi dari Astronacci. Dimana IHSG pada hari ini dipengaruhi oleh beberapa kondisi, semisal nilai inflasi Amerika Serikat, pelemahan nilai tukar rupiah, perang Rusia versus Ukraina yang terjadi pada 24 Februari 2022 lalu.

”Hingga harga minyak dunia yang naik, serta kondisi makro ekonomi yang nyaris mirip seperti di tahun 2013. Dengan kondisi makro ekonomi yang terjadi di dunia saat ini, tentu saja berdampak pada pergerakan IHSG di Indonesia,” jelasnya dalam keterangan resmi dikutip Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Indosurya: IHSG Berpotensi Tertekan, ITMG dan TBIG Masuk Menu Saham Pilihan

IHSG menurutnya telah memasuki zona resistance dari wave 5, yang diikuti dengan adanya momentum multiple bearish divergence. Idealnya penguatan telah terbatas dan bersiap untuk terjadi pelemahan yang signifikan menuju area support.

"Ini adalah global disaster post Covid yang menyebabkan inflasi yang harus dihadapi bersama. Tapi, harga beberapa saham-saham pasti akan naik karena mengikuti global market,” kata dia.


 

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN