Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Austindo Bakal Akuisisi Perusahaan Kelapa Sawit

Kamis, 11 September 2014 | 15:18 WIB
Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah

JAKARTA – PT Austindo Jaya Tbk (ANJT) dan anak usahanya, yaitu PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA) telah menandatangani accession deed untuk pengalihan hak akuisisi atas saham PT  Pusako Agro Makmur. Penandatanganan tersebut dilakukan perseroan pada 10 September 2014.

Sekretaris Perusahaan Austindo Nusantara Jaya Naga Waskita mengungkapkan, dalam perjanjian tersebut ANJA mengalihkan haknya kepada perseroan untuk mengakuisisi 95% saham Pusaka Agro Makmur yang dimiliki oleh Wodi Kaifa Ltd. “Pusaka Agro Makmur merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit yang terletak di Propinsi Papua Barat,” jelas Naga dalam penjelasan resminya, Kamis (11/9).

Sebelumnya, ANJA dan Wodi Kaifa telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham (conditional sale and purchase agreement/ CSPA) atas 95% saham Pusaka Agro Makmur. Naga mengungkapkan, Wodi Kaifa bukan merupakan pihak yang terafiliasi dengan perseroan, anggota Direksi maupun anggota Dewan Komisaris perseroan.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Austindo menagetkan penambahan area tanam baru seluas 6.500 hektar (ha) tahun ini. Sebagian besar lahan tanam baru tersebut, berada di Papua, yaitu sebanyak 4.500 ha. Hadi menambahkan, perseroan saat ini memiliki 60 ribu hektar yang masih belum digarap.

Tahun ini, Austindo menyiapkan belanja modal (capital expenditure/ capex) sebesar US$ 80 juta atau setara dengan Rp 920 miliar. Rencananya perseroan bakal menggunakan kas internal dan pinjaman bankuntuk kebutuhan capex.

Direktur perseroan Hadi Fauzan mengatakan, tahun ini perseroan memiliki fasilitas pinjaman dari perbankan sebesar US$ 50 juta. Beberapa waktu lalu, Austindo telah mengambil sebagian fasilitas tersebut sebesar US$ 22 juta. “Pinjaman ke bank bisa menjadi opsi, karena utang bank perseroan saat ini masih kecil yaitu sebesar US$ 2 juta,” ucap Hadi beberapa waktu lalu.

Hadi menambahkan, sebagian dana capex untuk pembangunan pabrik kelapa sawit dan infrastruktur di perkebunan Kalimantan Barat.

Perseroan juga berencana untuk mengembangkan proyek kelapa sawit di Sumatera Selatan dan Papua Barat. Selain itu, tahun ini akan dialkukan pembangunan infrastruktur guna mendukung bisnis sagu di Papua Barat.

“Perseroan juga akan menambah kapasitas pembangkit listrik di Belitung, serta pembangunan proyek pembangkit listrik biogas di perkebunan Binanga,” ucap Hadi. (fik)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN