Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Foto: Perseroan.

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Foto: Perseroan.

Austindo Bidik Kenaikan Produksi CPO Hingga 12,4% di 2021

Senin, 8 Februari 2021 | 13:21 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memproyeksikan pertumbuhan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 7,8% dan Crude Palm Oil (CPO) 12,4% sepanjang 2021. Pertumbuhan produksi ini ditargetkan berasal dari perkebunan kelapa sawit di Papua Barat.

Director of Finance Austindo Nusantara Jaya Lucas Kurniawan mengatakan, pertumbuhan produksi tersebut juga merupakan dampak dari strategi perseroan dalam menjaga pertumbuhan melalui program peremajaan kembali (replanting) yang sudah dimulai sejak 2014.

“Dalam menghadapi kondisi pasar saat ini, Grup ANJ berupaya menjaga profitabilitas melalui efisiensi yang terarah. Di antaranya optimalisasi daur ulang limbah pengolahan sawit yang digunakan sebagai pupuk organik,” ujar dia kepada Investor Daily baru-baru ini.

Sementara guna mendukung strategi pertumbuhan di masa mendatang, dia mengatakan, perseroan telah mengalokasikan anggaran belanja modal tahun 2021 senilai US$ 42,8 juta atau setara dengan Rp 620 miliar.

Lucas mengatakan, sebanyak 39% anggaran digunakan untuk peremajaan kembali, sebesar 16% untuk peningkatan infrastruktur dan 7% untuk penyelesaian penambahan kapasitas PKS di perkebunan perseroan di Kalimantan Barat serta fasilitas pengolahan Edamame beku kami di Jember, Jawa Timur.

“Grup ANJ akan terus secara bertahap melakukan program replanting untuk meningkatkan produktivitas tanaman selaras dengan Kebijakan Keberlanjutan Perusahaan dan Prosedur Penanaman Baru dengan kriteria RSPO,” ujar dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN