Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu Kantor BCA. Foto: BeritaSatuPhoto/Defrizal

Salah satu Kantor BCA. Foto: BeritaSatuPhoto/Defrizal

BCA Cepat Pulih dari Dampak Pandemi

Kamis, 29 Juli 2021 | 11:10 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merupakan satu dari beberapa bank yang diproyeksikan cepat pulih dari dampak pandemi Covid-19. Hal ini didukung oleh kuatnya pendapatan berbasis jasa, kualitas aset yang baik, dan kehati-hatian perseroan dalam menyalurkan kredit..

Pada semester I-2021, kinerja keuangan BCA telah sesuai ekspektasi Mirae Asset Sekuritas dan konsensus analis. Perseroan meraup laba bersih Rp 14,5 triliun atau setara dengan 43,4% dari perkiraan Mirae tahun ini dan 47% dari konsensus analis.

Dalam riset terbaru Mirae disebutkan, BCA merupakan bank swasta terbesar di Indonesia yang mendominasi transaksi bisnis dan individu. Hal ini membuat rasio current account saving account (CASA) dan pendapatan berbasis jasa (fee based) perseroan tertinggi dibandingkan seluruh bank di dalam negeri.

BCA juga tercatat sebagai bank dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) paling rendah, seiring dengan kehati-hatian perseroan dalam mengucurkan kredit. Tidak hanya itu, model bisnis BCA berhasil membuat perseroan tetap mencetak keuntungan yang kuat di tengah pandemi.

Nasabah BCA melakukan transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Nasabah BCA melakukan transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Hal ini terlihat dari penurunan laba bersih perseroan tahun 2020 yang hanya 5% atau tergolong rendah dibandingkan sejumlah bank besar lainnya. Mirae juga menyebutkan bahwa BCA tengah berada di posisi yang baik untuk mencetak pertumbuhan kinerja keuangan di tengah pandemi. Mirae memperkirakan kinerja keuangan BCA akan terus bertumbuh tahun ini, karena didukung oleh peningkatan pendapatan bunga setelah restrukturisasi kredit dan penurunan belanja provisi, serta berjalannya efisiensi biaya operasional.

BCA juga memiliki kualitas aset yang baik untuk mempercepat pemulihan dan secara langsung berdampak pada pertumbuhan keuntungan tahun ini. Sedangkan pembentukan ventura bank digital diperkirakan meningkatkan jumlah nasabah perseroan dan pendapatan jasa dalam jangka panjang.

Berbagai faktor tersebut mendorong Mirae Asset Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BBCA dengan target harga Rp 38.700. Target harga tersebut mempertimbangkan peluang peningkatan laba bersih BCA menjadi Rp 33,3 triliun tahun ini dan peluang berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan ke depan.

Harga saham BBCA dalam satu dekade terakhir.
Harga saham BBCA dalam satu dekade terakhir.

Adapun laba bersih BCA tahun ini diproyeksikan naik menjadi Rp 33,28 triliun dibandingkan realisasi tahun 2020 yang sebesar Rp 27,13 triliun dan tahun 2019 yang senilai Rp 28,56 triliun. Laba operasional sebelum provisi juga diperkirakan naik menjadi Rp 50,14 triliun pada tahun ini dibandingkan perolehan tahun 2020 yang sebesar Rp 45,41 triliun dan tahun 2019 yang senilai Rp 40,88 triliun.

Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas Eka Savitri mengungkapkan, kondisi saham bank besar saat ini menjadi menarik untuk dicermatisetelah terjadi penurunan pada tahun ini. Contohnya, BBCA.

“Ini mendorong kami untuk mempertahankan overweight untuk saham-saham perbankan. Kami meyakini bahwa bank-bank besar mulai menunjukkan  performa yang baik, meski pertumbuhan ekonomi tahun ini diproyeksikan tetap rendah,” tulis dia dalam risetnya.

Dengan kondisi harga saham bank papan atas masih berada di bawah posisi penutupan akhir tahun 2020, maka kini menjadi waktu yang paling tepat bagi investor untuk mulai mengakumulasi saham-saham tersebut.

Nasabah melakukan transaksi di Kantor Bank BCA di Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Nasabah melakukan transaksi di Kantor Bank BCA di Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Optimisme itu juga seiring kinerja keuangan semua bank besar yang diperkirakan lebih baik tahun ini dibandingkan tahun 2020. BCA berhasil membukukan laba bersih Rp 14,5 triliun pada semester I-2021 atau tumbuh 18,1% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, nilai bisnis dan frekuensi transaksi nasabah BCA menunjukkan pemulihan pada enam bulan pertama tahun ini, sejalan dengan membaiknya aktivitas perekonomian. Transaksi belanja nasabah juga mengalami tren peningkatan pada periode yang sama.

Adapun per Juni 2021, kredit tumbuh 0,8% sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), yang ditopang oleh segmen korporasi dan KPR yang naik masingmasing 2,1% dan 3,8% (ytd).

Kinerja keuangan BCA
Kinerja keuangan BCA

Sementara itu, kredit komersial dan UKM mulai membaik pada kuartal II-2021 dibandingkan kuartal I-2021. Dari sisi pendanaan, CASA tumbuh 8,3% (ytd), sejalan dengan peningkatan nilai transaksi, basis nasabah yang semakin besar, serta penguatan dan perluasan ekosistem pelayanan bersama para mitra bisnis bank. “Kami melaporkan performa BCA yang solid,” kata Jahja.

Pada semester I-2021, BCA membukukan pertumbuhan positif pada pendapatan bunga bersih sebesar 3,8% (yoy) menjadi Rp 28,3 triliun. Di sisi lain, pendapatan non-bunga menurun tipis 1,2% (yoy) menjadi Rp 10,2 triliun.

Sedangkan pendapatan fee dan komisi naik 7,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan level prapandemi.

“Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 38,5 triliun atau naik 2,4% dari tahun lalu,” ujar dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN