Menu
Sign in
@ Contact
Search
Jaringan telekomunikasi milik Indosat Ooredoo Hutchison. (IST)

Jaringan telekomunikasi milik Indosat Ooredoo Hutchison. (IST)

Beban Melonjak 107%, Laba Indosat (ISAT) Merosot

Jumat, 29 Juli 2022 | 13:44 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison membukukan pendapatan Rp 22,53 triliun pada semester I-2022. Jumlahnya meningkat 50,4% dari semester I-2021 yang sebesar Rp 14,98 triliun.

Dalam laporan keuangannya tercatat juga bahwa laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada semester I-2022 adalah Rp 3,26 triliun, merosot dari capaian pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 5,59 triliun.

Baca juga: Laba Champ Resto (ENAK) Meroket, Didukung Ekspansi Monsieur Spoon

Adapun perseroan membukukan jumlah beban Rp 16,43 triliun di semester I-2022, naik jauh 107% dari semester I-2021 yang sebesar Rp 7,91 triliun.

Kendati demikian, perseroan menegaskan bahwa telah berhasil menjalankan rencana integrasi dan sinergi yang melebihi target di kuartal kedua tahun ini. Brand IM3 dan Tri juga semakin mendapatkan kepercayaan pelanggan yang terlihat dari peningkatan NPS (net promoter score) untuk kedua brand.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan, pihaknya senang dapat menyampaikan bahwa semua indikator keuangan dan komersial IOH menunjukkan momentum positif yang solid di kuartal kedua tahun 2022.

“Kinerja tersebut merupakan hasil dari dukungan terus menerus dari para pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan IOH. Kami berkomitmen untuk melanjutkan momentum pertumbuhan ini untuk meningkatkan gaya hidup digital pelanggan, yang juga sejalan dengan misi IOH dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” jelas Vikram dalam keterangan resmi, Jumat (29/7/2022).

Sebagai entitas baru hasil penggabungan pada awal tahun 2022, IOH resmi menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. IOH terus melanjutkan proses integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (multi operator core network) sesuai target, yang didukung penuh oleh para mitra strategis. Setelah proses tersebut selesai di akhir tahun ini, para pelanggan IOH akan menikmati pengalaman yang lebih baik untuk mendukung aktivitas dan gaya hidup digital mereka.

Pada kuartal kedua 2022, IOH bersama Lintasarta dan BDx bekerja sama untuk meluncurkan sebuah perusahaan joint venture untuk mempercepat transformasi digital Indonesia dengan perusahaan data center baru yang berfokus pada bisnis hyperscale.

Baca juga: Saham Global Mediacom (BMTR) Terbang, Apa Kabar Lo Kheng Hong?

IOH berperan penting dalam mendukung agenda strategis Indonesia untuk mendorong pemulihan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi dengan menjadi 5G Official Partner Jakarta E-Prix. IOH juga akan melakukan peluncuran layanan 5G di Bali dalam waktu dekat, untuk mendukung rangkaian agenda Presidensi G20.

“Manajemen IOH akan terus berfokus untuk menyelaraskan dan mentransformasi organisasi, meningkatkan efisiensi biaya, serta mempercepat proses integrasi, untuk memberikan pengalaman yang luar biasa bagi pelanggan. Lebih lanjut, kami ingin menciptakan nilai lebih bagi pelanggan dan pemegang saham kami, serta mempercepat transformasi digital Indonesia,” tutup Vikram.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com