Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi

Ilustrasi

Bitcoin Catatkan Harga Tinggi, Kemana Pergerakan Selanjutnya?

Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:00 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Bitcoin (BTC) berada dalam tren kenaikan dan US$ 24.000 (sekitar Rp 356 juta) menjadi level resistance baru. Setelah berjuang menembus US$ 24.000 (sekitar Rp 356 juta) dua pekan lalu, level ini telah diuji lagi pekan ini. Harga BTC kembali menanjak ke harga tinggi US$ 24.666 (sekitar Rp 366 juta) namun kembali ke level US$ 23.000 (sekitar Rp 341 juta).

Harga BTC banyak berada di harga tinggi di area rendah sejak perubahan pergerakan harga bitcoin di pertengahan bulan Juni. Level US$ 20.700 (sekitar Rp 307 juta) yang merupakan level rendah minggu lalu kini menjadi level kunci yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah tren ini akan berlanjut atau tidak.

“Jika BTC jatuh ke bawah US$ 20.700 (sekitar Rp 307 juta), maka ini akan menandakan tren penurunan dan menjadi sinyal bearish teknis,” kata Jay Jayawijayaningtiyas sebagai Country Manager Luno Indonesia dalam risetnya, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Terapkan Prinsip Travel Rule, Luno Cegah Aktivitas Ilegal Aset Kripto

Harga BTC masih dipertukarkan kini berada di level yang cukup menarik. US$ 23.000 (sekitar Rp 341 juta) menjadi level resistance di pertengahan Juni dan dua minggu lalu, serta berpotensi berbalik menjadi level support pekan ini.

Jika harga bisa bertahan di level ini, maka ini akan menandakan harga tinggi di zona rendah dan menjadi sinyal bullish, dan kemungkinan akan menembus level US$ 24.000 (sekitar Rp 356 juta) serta berpotensi menuju level US$ 27.000-28.000 (sekitar Rp 401-416 juta).

Sementara itu, mengenai pergerakan pasar di minggu pertama Agustus 2022, Jay mengatakan, Juli menjadi bulan terbaik tahun ini untuk pasar aset kripto.

Baca juga: Country Manager Luno Indonesia Sabet Indonesia Young Business Leaders Award 2022

Pasalnya, Indeks Kapitalisasi Menengah, Kecil, dan Besar masing-masing telah tumbuh sebesar 40%, 30%, dan 26%. Harga Bitcoin juga meningkat 9% dalam tujuh hari terakhir dan diperdagangkan di rentang US$ 18.000 (sekitar Rp 268 juta) hingga US$ 24.000 (sekitar Rp 356 juta), di mana investor telah kembali berinvestasi Bitcoin di rentang harga tersebut. Bitcoin juga sempat mencapai US$ 24.500 (sekitar Rp 364 juta), dengan kenaikan harga hampir 17%. Kenaikan tersebut menjadi perolehan profit tertinggi sejak Oktober 2021.

"Tren positif di pasar aset kripto ini didorong oleh meningkatnya optimisme pasar setelah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) minggu lalu saat Bank Sentral AS (The Fed) diprediksi akan memangkas suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan,” ucap Jay.

 

 

 

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com