Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Litedex Protocol Andrew Suhalim

CEO Litedex Protocol Andrew Suhalim

Bitcoin (BTC) Menguat, Tapi Ini Rekomendasi CEO Litedex

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:35 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Pasar kripto Rabu siang (26/1) perlahan mulai terapresiasi setelah pergerakan harga Bitcoin bertahan di zona hijau sejak kemarin. Dalam rentang waktu 24 jam, BTC menguat sebesar 4,89% tembus ke level US$ 37.682. Namun dalam satu pekan terakhir, harga BTC masih terkoreksi dalam sebesar 9,82%.

Secara fundamental, rontoknya pasar kripto khususnya BTC memang tak lepas dari kekhawatiran investor terkait rencana kebijakan moneter Amerika Serikat yang lebih ketat, sehingga mendorong aksi jual yang begitu tajam terhadap aset kripto.

Baca juga: Diimbau Wait and See, Bitcoin (BTC) Stabil di US$ 36.000an

Selain itu, faktor ketidakpastian regulasi cryptocurrency di Rusia turut menjadi sentimen negatif. Kini muncul bantahan dari Kementerian Keuangan Rusia terkait wacana pelarangan cryptocurrency oleh Bank Sentral Negara tersebut.

Di sisi lain, kewaspadaan muncul Ketika rasio dominasi Bitcoin meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini akan berpengaruh pada pilihan investor yang beralih ke Bitcoin daripada aset kripto alternatif (altcoin) di tengah market yang sedang 'crash' saat ini, karena BTC dianggap sebagai aset yang lebih minim resiko.

CEO Litedex Protocol Andrew Suhalim menganalisa secara teknikal, dari indikator fibonacci, saat ini harga BTC di atas US$ 37.000. Untuk bisa melanjutkan tren positif, BTC harus bisa menembus level 50% fibonacci di angka US$ 38.200 hingga US$ 38.700. jika mampu menembus level tersebut, maka BTC diproyeksi akan masuk ke area resistance US$ 40.500 hingga US$ 43.000.

Sementara itu, untuk area support-nya berada di level 23%  fibonacci yakni di angka US$ 35.500 sampai dengan US$ 34.500.

Baca juga: Bitcoin (BTC) Kembali Nanjak di Atas Posisi US$ 35.000-an

“Investor diharapkan masih wait and see. Jika harga menembus level 50% fibonacci maka disarankan untuk buyJika pullback, maka harga bisa kembali ke level support,” ujarnya dalam risetnya, Rabu (26/1).

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) menuju ke level oversold yang ekstrim sehingga bisa menstabilkan aksi jual. Sedangkan dari Index fear and greed, kekhawatiran investor sedikit mereda, terlihat dari level extreme fear yang membaik satu poin dibandingkan kemarin, yakni ke level 23.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN