Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi dalam acara perkenalan PT Bank Syariah Indonesia Tbk kepada pelaku pasar modal, Kamis (4/2/2021).

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi dalam acara perkenalan PT Bank Syariah Indonesia Tbk kepada pelaku pasar modal, Kamis (4/2/2021).

BSI Beroperasi, Saham BRIS pun Melesat Jadi Rp 2.750

Kamis, 4 Februari 2021 | 10:51 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – Setelah PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk yang merupakan hasil merger PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) resmi beroperasi 1 Februari 2021,  saham BSI yang memiliki kode saham BRIS, harganya kini melesat jadi Rp 2.750 per lembar saham.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi menyampaikan, harga saham BRIS pada saat IPO hanya sebesar Rp 510 per lembar saham. Kemudian pada 3 Februari 2021, harga di bursa mencapai Rp 2.750 per lembar saham. Artinya harga saham ini naik sekitar lima kali lipat dibandingkan dengan posisi saat IPO.

“Market kapitalisasi BRIS saat IPO hanya Rp 4,96 triliun. Per 3 Februari 2021 dengan adanya tambahan saham dari dua bank syariah yang lain (BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri), market cap BRIS naik puluhan kali lipat mencapai Rp 112,8 triliun," papar Hery dalam acara perkenalan PT Bank Syariah Indonesia Tbk kepada pelaku pasar modal, Kamis (4/2/2021).

Melihat kinerja saham BRIS yang positif di tengah pandemi Covid-19, Hery berharap BRIS dapat menjadi primadona di bursa, serta dapat masuk dalam index IDX BUMN 20.

“Kami juga berharap kinerja ini semakin mendorong dan menginspirasi sektor keuangan dan perusahaan keuangan syariah tentunya untuk melantai di bursa,” kata Hery.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN