Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Bursa Kripto Segera Meluncur

Jumat, 28 Januari 2022 | 14:23 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com) ,Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Indonesia dipastikan akan menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan bursa kripto. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) saat ini sedang fokus persiapan pembentukan bursa kripto yang segera hadir pada kuartal pertama 2022.

Sejumlah tahapan yang sudah dilalui oleh semua stakeholder bursa kripto yakni proses administrasi, verifikasi, validasi, dan hal teknis seperti mendapatkan nomor induk berusaha (NIB) serta Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

“Perdagangan aset kripto di dunia termasuk di Indonesia berkembang sangat cepat, sehingga sudah seharusnya pemerintah mengatur perdagangannya. Apalagi hingga Desember 2021, pelanggan aktif kripto di Indonesia sebanyak 11,2 juta pelaku dan total transaksi sepanjangtahun menembus Rp 859,45 triliun,” kata Jerry Sambuaga dalam acara Zooming with Primus dengan tema “Menyongsong Bursa Kripto Indonesia” yang disiarkan secara langsung di Beritasatu TV, Kamis (27/1).

Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV
Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Acara diskusi yang dipandu Direktur Pemberitaan Berita Satu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu itu juga menghadirkan Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia Asih Karnengsih dan Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja Jeth Soetoyo. Jerry menambahkan, beberapa bulan sebelumnya, jumlah pelanggan aset kripto Indonesia di perdagangan baru mencapai 7,5 juta orang.  Angkanya melonjak hampir dua kali lipat atau 87,5% dibandingkan catatan 2020, yakni 4 juta orang.

Sedangkan nilai transaksi kripto bahkan melesat 1.222% dibandingkan 2020 yakni Rp 65 triliun. Bursa Kripto, tambah Jerry, sangat penting juga setidaknya ada dua poin besar yang melandasinya.

Pertama, menjalankan amanah undang-undang yang mengatakan bahwa kripto adalah bagian dari komoditi. Kedua, memberikan perlindungan ke konsumen.

“Ini komitmen kami untuk kita berhati-hati, kita teliti, kita mengkaji semua proses ini secara detail. Kami prioritasnya keamanan konsumen, jangan sampai nanti kita kesannya terburu-buru dan tidak melalui proses dengan komplit dan nanti tiba-tiba ada hal yang missing. Kita tidak mau ini terjadi. Karena itu syarat-syarat ini harus terverifikasi dengan detail. Mudah-mudahan dalam waktu dekat tahun ini segera bisa diklarifikasi dengan proses yang komprehensif,” ungkap Jerry.

Dengan kehadiran bursa kripto, lanjut Jerry, yang jelas dapat meminimalisasi risiko-risiko atau hal-hal yang bersifat negatif. Pasalnya, semuanya akan terintegrasi dengan satu kesatuan sehingga bisa membentuk ekosistem yang sehat.

Ia menuturkan, kehadiran bursa kripto ini untuk memberikan keamanan dan perlindungan kepada konsumen.

“Dengan ada bursa sebagai perlindungan kepada konsumen. Cegah pencucian uang, narkoba, dan pendanaan teroris,” tutur dia.

Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV
Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan RI, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Tak hanya itu, Jerry menyebut adanya bursa kripto dapat membuat transaksi perdagangan bertanggung jawab seiring pencatatan transaksi, kliring dan pencatatan terintegrasi.

Manfaat lainya adalah bisa menggenjot laju ekspor Tanah Air. Jerry menuturkan, aset kripto yang mulai banyak dikembangkan di dalam negeri bisamendapatkan dukungan untuk dipasarkan di bursa kripto. Apalagi, saat ini sudah banyak koin atau token yang diciptakan oleh orang Indonesia alias made in Indonesia di mana teknologi blockchain-nya di dalamnya tidak kalah canggih dengan token luar.

“Dengan adanya bursa kripto saya yakin seyakin-yakinnya, saya percaya untuk anak muda create token akan le bih masif lagi dan nantinya kita bangga dong orang luar beli token kita,” ucapnya.

Hal tersebut pun, menurutnya, telah sesuai dengan arahan Presiden Jokowi agar produk ekonomi kreatif termasuk digital punya nilai tambah tinggi dan bisa menjadi andalan ekspor untuk memperbaiki neraca dagang.

“Kita bisa memanfaatkan teknologi berbasis blockchain dan di-apply dalam hal perdagangan dan sisi ekonomi. Ini juga potensial selain untuk ekspor tetapi juga dari sisi ekonomi kita. Ini sesuai dengan arahan Pak Presiden dalam mengembangkan literasi digital,” kata Jerry.

Jerry melanjutkan, sejatinya di masa kini ekspor komoditas bukan Cuma yang berbentuk fisik saja. Misalnya, ekspor komoditas macam kelapa sawit, batu bara, atau nikel. Tapi kini, produk digital pun potensial untuk diekspor. Aset kripto jadi salah satu contohnya.

Lebih lanjut, Jerry juga menyoroti kehadiran Non-Fungible Token atau NFT yang terus naik daun dalam beberapa waktu terakhir, dinilainya menjadi cara yang aman bagi para pelaku ekonomi kreatif seperti musisi hingga seniman untuk dapat bertumbuh dan berkarya di ruang digital. Hal itu dikarenakan NFT sebagai aset punya jejak digital yang unik dan tidak bisa diduplikasi sehingga para pelaku ekonomi di industri kreatif dapat terhindar dari potensi pembajakan.

Selain itu, aset NFT yang menjadi bagian dari aset kripto dapat berdampak positif bagi perekonomian negara.

Dorong Industri Kripto

Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV
Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Sementara itu, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, Asih Karnengsih menyambut positif kehadiran bursa kripto di Tanah Air. Dengan adanya bursa kripto, ia menilai bisa mendorong industri kripto bisa lebih maju lagi, karena ada regulasi yang lebih jelas, didukung edukasinya yang makin banyak dan teknologi yang mumpuni.

“Adanya bursa kripto sebagai fasilitator besar harapan akan meningkatnya keamanan dari para investor dan mendapatkan kepercayaan dari para pelaku pasar lebih besar lagi, sehingga dapat menghapus stigma negatif mengenai kripto,” katanya.

Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, Jeth Soetoyo juga menyambut baik rencana kehadiran bursa kripto, karena komitmen pemerintah bersama- sama dengan pelaku di industri ini tentu untuk memberikan kepastian hukum, serta perlindungan kepada para investor. Namun memang kehadiran bursa khusus perdagangan aset kripto pasti memiliki beberapa tantangan, di antaranya dari segi edukasi.

“Bursa kripto diharapkan bisa bermain peran yang lebih besar. Permasalahan besar saat ini masyarakat tidak punya wadah informasi. Dengan bursa ini bisa menopang sebagai source of truth soal kripto,” tegas Jeth.

Jeth Soetoyo, Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV
Jeth Soetoyo, Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Dia juga mengungkapkan, kripto bersifat global dan banyak dijumpai masyarakat Indonesia yang menggunakan platform yang berbasis luar negeri. Dengan adanya bursa kripto, diharapkan keamanan para trader Indonesia bisa lebih terjaga dan lebih terakomodir.

“Ada empat pondasi yang perlu diperhatikan, pertama bursa kripto, kedua pedagang aset kripto, ketiga badan kliring transaksi, dan keempat yakni kustodian. Dimana empat poin tersebut ini memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda namun tetap satu tujuan yakni demi menjaga keamanan dari konsumen,” ujarnya.

Menurut Jeth, pendirian bursa kripto saat ini sangat tepat, dimana pertumbuhan investor terus bertambah dari waktu ke waktu. Selama periode 2020-2021, customer base peng guna aplikasi Pintu menunjukkan pertumbuhan hingga lebih dari 1.000% yang didominasi oleh pengguna berusia 18-30 tahun.

Selain itu, apabila dilihat dari kebutuhannya, sebagian besar para pengguna adalah investor pemula yang masih belajar dalam berinvestasi pada aset kripto.

“Ini sesuai dengan tujuan dari kita untuk mengedukasi dan memudahkan para investor untuk berinvestasi pada aset kripto. Target pasar kami me mang pada para investor newbie,” kata dia.

Zooming PD Kripto 1
Zooming PD Kripto 1

Sebelumnya, bukan hanya pasar saham saja yang diwarnai dengan para investor pemula. Hal ini juga terjadi pada pasar kripto, bahkan sering dijumpai investor pemula yang langsung terjun pada pasar kripto ketimbang pasar saham.

“Ramainya antusiasme tersebut disebabkan oleh akses yang lebih luas. Bayangkan saja para investor ini secara global dapat berinvestasi bersama- sama dengan Elon Musk, salah satu pendiri perusahaan kendaraan listrik Tesla dan juga perusahaan luar angkasa SpaceX. Itu mengungkap sebuah narasi yang kuat dan sangat penting dan jadi sebab anak-anak muda masuk kepada kripto,” ujar dia.

Dia menambahkan, fenomena ini diproyeksikan akan terus berkembang dan dengan adanya teknologi blockchain sebagai pendukung, milenial dapat membentuk aplikasi di atas teknologi tersebut dan membuka peluang bagi para entrepreneur di Indonesia terutama di blockchain,” kata dia.

Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV
Asih Karnengsih, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Mengenai blockchain, Asih Karnengsih menjelaskan, teknologi blockchain di pasar kripto digunakan sebagai teknologi pendukung proses transaksi kripto, dan bertugas untuk mendistribusikan data transaksi kripto keluar jaringan komputer atau server dalam jaringan blockchain. Sehingga memungkinkan kripto untuk beroperasi tanpa melalui satu pusat untuk mengurangi risiko dan biaya proses transaksi.

“Poin ini yang membuat kripto cukup menarik karena bisa menyumbang stabilitas pada negara yang memiliki mata uang dan infrastruktur yang tidak stabil. Sebab, kripto bisa memunculkan banyak aplikasi dan jaringan-jaringan individu dan institusi yang lebih luas lantaran kripto yang sifatnya global,” jelas dia.

Dengan adanya teknologi itu, investor akan terlindungi dari kepemilikan aset ganda karena sifat dari aset kripto yang digital. Secara sederhana, teknologi blockchain ibarat sebuah buku catatan besar/ledger yang mencatat semua transaksi pada pasar kripto. 

Makin Mirip Saham

Perdagangan aset kripto
Perdagangan aset kripto

Di sisi lain, korelasi antara kripto dan saham makin kesini dinilai makin mirip. Kemiripan ini terjadi sejak kuartal III-2021.

Menurut Jeth Soetoyo, terjadi kesamaan dalam pola pergerakan harga dan sifat dari para investor dan trader-nya dalam berinvestasi di dua aset kelas berbeda tersebut.

“Di pasar Indonesia ini saya mulai melihat terutama belakangan kuartal III dan IV pasar kripto dan pasar equity lumayan mirip dalam pergerakan harganya, yang dulunya Bitcoin dan kripto itu selalu dikatakan sebagai sebuah aset kelas korelasi yang tinggi dengan equity market. Sifat orang yang masuk ke dunia kripto dua tahun terakhir ini juga sangat mirip dengan equity, kebanyakan lebih aktif,” ungkapnya.

Jeth Soetoyo, Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV
Jeth Soetoyo, Founder & CEO PT Pintu Kemana Saja, dalam diskusi Zooming with Primus - Menyongsong Bursa Kripto Indonesia, Live di Beritasatu TV, Kamis (27/1/2022). Sumber: BSTV

Meski demikian, Jeth menilai masih ada banyak hal berbeda antara kripto dan saham. Misalnya saja, kripto bersifat global, tapi tidak demikian dengan saham yang sifatnya lokal.

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, orang kita bisa trading bersama masyarakat di seluruh dunia. Elon Musk beli Doge, kita juga bisa beli Doge. Itu narasi yang kuat dan penting, sehingga banyak investor muda yang tertarik ke kripto,” pung kasnya. (jn)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN