Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Baramulti Suksessarana Tbk. Foto: Perseroan.

PT Baramulti Suksessarana Tbk. Foto: Perseroan.

'Capex' Rp 400 Miliar, Baramulti Genjot Produksi

Minggu, 9 Mei 2021 | 22:46 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 28 juta atau setara Rp 400 miliar sepanjang 2021. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung sejumlah rencana bisnis.

Direktur Utama Baramulti Suksessarana Widada mengatakan, sebesar 40% belanja modal bakal diserap untuk membiayai peningkatan produksi perseroan. Adapun sumber dana belanja modal tersebut berasal dari kas internal dan sisanya pinjaman perbankan.

“Anggaran belanja modal tahun ini tergolong besar, karena kami memang berencana untuk menaikkan produksi. Untuk mendukung rencana ini, kami menyiapkan capex sebesar US$ 28 juta,” kata Widada dalam paparan publik secara virtual, Jumat (7/5).

Sehubungan dengan rencana peningkatan produksi, perseroan menargetkan produksi batu bara mencapai 14-15 juta ton tahun ini. Hingga kuartal I-2021, realisasi produksi batu bara perseroan mencapai 2,8 juta ton, naik 5% dibandingkan dengan tahun 2020 sebanyak 2,6 juta ton.

Berdasarkan data, produksi batu bara perseroan telah mengalami peningkatan dari tahun 2015 sekitar 7 juta tonn menjadi 11,8 juta ton pada 2019. Kemudian, pada 2020, produksi batu bara perseroan sempat turun menjadi 10,58 juta ton. Perolehan ini dikontribusi dari produksi batu bara perseroan yang tercatat 1,96 juta ton dan anak usaha perseroan, yakni PT Antang Gunung Meratus (AGM), sebanyak 8,61 juta ton.

“Adapun average selling price (ASP) batu bara perseroan hingga kuartal I-2021 mencapai US$ 30,71 per ton. Hal ini dikarenakan harga batu bara yang mengalami pertumbuhan cepat pada awal 2021,” jelas Widada.

Sementara itu, realisasi domestic market obligation (DMO) perseroan pada kuartal I-2021 mencapai 36,71%. Perseroan konsisten menjaga realisasi DMO pada kisaran 35-36%.

Di sisi lain, Baramulti Suksessarana akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2020 sebesar US$ 40 juta atau setara Rp 567,1 miliar yang bakal dibagikan kepada pemegang 2,61 miliar saham perseroan.

Aksi korporasi tersebut telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat (7/5). Dividen tersebut akan dibagikan dalam mata uang dolar AS atau rupiah berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada 31 Maret 2021, yaitu Rp 14.572 per dolar AS. “Dengan demikian, dividen per sahamnya sebesar US$ 0,0152875979 atau setara dengan Rp 222,77 per saham,” ujar dia.

Dividen akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 24 Mei 2021. Dividen akan dibayarkan selambat-lambatnya 30 hari kalender setelah diumumkannya ringkasan risalah rapat.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN