Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lo Kheng Hong. (Foto: Ist)

Lo Kheng Hong. (Foto: Ist)

Dalam Dua Tahun Terakhir, Lo Kheng Hong: Saham Saya Naik, Uang Tambah Banyak

Jumat, 24 Juni 2022 | 15:02 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Investor kawakan Lo Kheng Hong menceritakan pengalamannya berinvestasi di pasar saham dalam dua tahun terakhir.

Hal tersebut diungkapkan ‘Warren Buffett Indonesia’ itu saat menjadi tamu dalam acara podcast Hermanto Tanoko di kanal YouTube pribadinya.

Advertisement

Baca juga: Lagi-lagi, Lo Kheng Hong Borong Saham Gajah Tunggal (GJTL)

“Dalam waktu pandemi dua tahun ini, Pak Lo juga tetap mengalami pertumbuhan dari sisi investment-nya atau juga berbeda ini. Kondisinya gimana dengan dua tahunan ini?” tanya Hermanto Tanoko yang merupakan pemilik Cat Avian dikutip Jumat (24/2/2022).

“Tentu dalam dua tahun ini saya pertumbuhan banyak, kan IHSG kita kan all time high. Tentu uang saya, kan saham-saham saya, nilainya semakin besar, semakin banyak,” jawab Lo Kheng Hong.

Kemudian, Hermanto bertanya, bagaimana dengan kondisi portofolio Lo Kheng Hong saat pandemi pertama kali berdampak ke IHSG pada awal tahun 2020.

“Dan waktu tahun 2020, ketika pandemi itu, jatuhnya di April ya, Pak?” sambung Hermanto menanyakan.

“Saat bulan April, saya kan nggak punya utang. Utang saya nol. Kenapa utang saya nol? untuk antisipasi kalau terjadi seperti April 2020 ketika Covid,” jawab Pak Lo, sapaan akrab Lo Kheng Hong.

“Kalau saya punya utang kan Lo Kheng Hong bisa gak ada lagi di bursa,” sebut Pak Lo.

Baca juga: Tak Tergiur Saham Teknologi, Lo Kheng Hong: Saya Beli yang Untung dan Valuasinya Murah

“Risiko itu Pak. Saya akan mendorong uang saya seluruhnya 99% uang saya saya berani masukin bursa tapi jangan tambah utang. Takut nanti saya tragedi dalam hidup. Kan waktu saham turun, kan saham saham saya bisa dijual segala macam dan saya ketika harga rendah ketika nggak ada yang beli saham saya dijual, kan saya bisa habis. Jadi saya untuk melindungi diri saya supaya saya bisa punya daya tahan yang kuat saya tidak berutang,” imbuh Lo Kheng Hong.

“Jadi selama ini selalu utang saya nol Pak. Boleh tanya di seluruh bank di Indonesia saya gak punya utang saat ini,” sambung Pak Lo.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN