SWIPE UP TO READ
 Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi emas. (Foto: CNBC)

Ilustrasi emas. (Foto: CNBC)

Dolar AS Bergerak Menguat, Harga Emas Terbebani

Jumat, 1 Juli 2022 | 11:23 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas melemah ke zona US$ 1.805,66 per troy ons. Pada Jumat (1/7/2022) pagi hari ini harga emas bergerak melemah dibandingkan dengan perdagangan kemarin. Melemahnya harga emas dibabani oleh index Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat.

Harga emas melemah karena kebijakan agresif The Fed. Langkah agresif The Fed dalam menurunkan inflasi di khawatirkan memicu perlambatan pertumbuhan ekonomi. Namun, resesi di khawatirkan semakin melemahkan harga emas karena harga komoditas lain jatuh. Emas sebagai aset lindung nilai saat tingginya inflasi dan adanya ketidakpastian ekonomi, tetapi sikap agresif bank sentral dalam menaikan tingkat suku bunga turut menekan harga emas.

Advertisement

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 Jadi Rp 984.000 Per Gram

Selain itu index Dolar AS yang bergerak di zona US$ 104,47 membebani pergerakan emas. Sikap agresif The Fed menaikan tingkat suku bunga dan index Dolar AS yang menguat mempengaruhi pergerakan emas. Kondisi ini membuat harga emas terus melemah, emas yang tidak memberikan imbal hasil membuat investor lebih memilih produk keuangan.

Berdasarkan riset ICDX, Jumat (1/7/2022) harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.784,26 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.826,85. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.776,01 hingga ke areal US$ 1.769,51, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.835,04 hingga ke areal US$ 1.853,06.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN