Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi Harga emas

ilustrasi Harga emas

Emas Naik US$ 3,4 Pasca Data Inflasi AS Lebih Kuat dari Perkiraan

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 08:10 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

CHICAGO, investor.id - Harga emas merangkak naik pada akhir perdagangan Jumat (30/9/2022). Berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, setelah data menunjukkan angka inflasi AS untuk Agustus secara mengejutkan lebih tinggi dari perkiraan dan dolar sedikit melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak US$ 3,4 (0,2%) menjadi ditutup pada US$ 1.672 per ounce. Setelah menyentuh tertinggi sesi di US$ 1.684,4 dan terendah di US$ 1.667,5.

Baca juga: Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Menghijau

Harga emas menguat 1% untuk minggu ini, tetapi turun 3,1% untuk bulan ini dan 7,5% untuk kuartal tersebut.

Emas berjangka turun tipis US$ 1,4 (0,08%) menjadi US$ 1.668,6 pada Kamis (29/9/2022). Setelah melonjak US$ 33,8 (2,07%) menjadi US$ 1.670 pada Rabu (28/9/2022). Serta, menguat US$ 2,8 (0,17%) menjadi US$ 1.636,2 pada Selasa (27/9/2022).

Emas mendapat dukungan karena Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Jumat (30/9/2022) bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti AS, indikator inflasi pilihan Fed, naik 0,6% pada Agustus setelah datar di Juli.

Baca juga: Wall Street Bukukan Kerugian Tiga Kuartal Berturut-turut

Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan pasar 0,5%, dan menunjukkan inflasi meluas, yang memperkuat ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih besar.

Pada basis tahun ke tahun, PCE inti meningkat 4,9%, lebih tinggi dari perkiraan 4,7% dan naik dari 4,7% di bulan sebelumnya.

"Ekspektasi inflasi penting dan ... segalanya mulai terlihat lebih baik untuk emas," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA.

Baca juga: Minyak Merosot, Tapi Catat Kenaikan Mingguan

Emas sering dilihat sebagai penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga Fed.

Indeks manajer pembelian Chicago, barometer bisnis Chicago, turun tajam ke 45,7 pada September dari 52,2 pada Agustus, juga memberikan mendukung terhadap emas.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 32,7 sen (1,75%) menjadi ditutup pada US$ 19,03 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun US$ 1,1 (0,13 %) menjadi ditutup pada US$ 859 per ounce.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com