Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Foto: Perseroan.

PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Foto: Perseroan.

Giliran Grup Ciputra Masuk Bisnis Data Center

Jumat, 10 September 2021 | 23:52 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turut merambah bisnis data center, seiring masifnya penggunaan data di Indonesia. Sebelumnya, Grup Salim, Sinarmas, hingga Telkom juga berminat mengembangkan data center.

Direktur Utama Ciputra Development Candra Ciputra mengatakan, pembangunan pusat data tersebut sebenarnya sudah mulai terjadi sebelum pandemi Covid-19. “Namun, pandemi mempercepat perkembangan data center karena kegiatan sosial masyarakat terbatas, sehingga hampir semua kegiatan, mulai dari bekerja hingga belanja dilakukan secara online,” kata dia dalam Public Expose Live 2021, Jumat (10/9).

Dalam membangun data center, hal terpenting menurut Candra adalah lokasi. Ciputra Development yang merupakan perusahaan properti dengan pengalaman di 30 lokasi bisa mendapatkan manfaat dari situasi tersebut karena bisa membangun data center di tengah atau pinggiran kota.

Dengan keunggulan tersebut, Ciputra Development berencana membangun data center secara bertahap di Jakarta dan Bodetabek terlebih dahulu. Kemudian, perseroan akan membangun data center di kota-kota besar lainnya. “Saat ini, kami sedang membicarakan pembangunan ini dengan beberapa mitra investor," jelas dia.

Pembangunan data center diharapkan bisa menunjang kinerja perseroan. Sementara itu, tahun ini, Ciputra Development menargetkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp 5,9 triliun. Hingga semester I-2021, perseroan sudah membukukan marketing sales sebesar Rp 3,5 triliun.

"Masih ada sisa target Rp 2,3 triliun pada semester kedua ini. Namun biasanya, pada semester kedua ini kinerja lebih baik, meski ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Juli. Kami melihat ada potensi untuk melampaui target 2021," ungkap Direktur Ciputra Development Tulus Santoso.

Untuk mendukung target tersebut, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 800 miliar tahun ini. Menurut Tulus, anggaran belanja modal itu hampir sama besarnya dengan anggaran belanja modal 2020. Namun, anggaran belanja modal ini lebih kecil dari tahun 2019, karena perseroan bersikap konservatif di tengah pandemi, sehingga hanya menggunakan belanja modal untuk keperluan mandatory.

Sebelumnya, perseroan juga sempat menerbitkan medium term notes (MTN) global sebesar Sin$ 150 juta untuk mendukung pendanaan. Surat utang ini merupakan bagian dari program multicurrency MTN Ciputra Development dengan plafon hingga Sin$ 400 juta yang telah berjalan sejak 2015.

Perseroan menggunakan dana hasil emisi surat utang 2026 untuk refinancing surat utang senilai Sin$ 150 juta yang memiliki bunga 4,85%. Surat utang tersebut sebelumnya diterbitkan pada 2017.

Ke depan, perseroan tidak menutup kemungkinan untuk menerbitkan surat utang atau mendapatkan pinjaman bank demi memenuhi kewajiban. Sebab, perseroan masih memiliki utang jatuh tempo sebesar Rp 1 triliun hingga 2023. Namun, tidak menutup kemungkinan juga, perseroan bisa membayar utang tersebut secara organik melalui peningkatan penjualan dan kinerja.

Tahun ini, Ciputra Development memiliki sembilan proyek utama yang berlokasi di Surabaya, Tangerang, Medan, Sentul, Kalideres, Jakarta CBD, Selatan Greater Jakarta, serta Lebak dan Palembang. Perseroan juga memiliki dua proyek baru di Jakarta Timur dan Malang. “Kami juga ada proyek Citraland di Medan pada Desember ini. Proyek ini merupakan hasil kerja sama dengan PTPN II," ujar Tulus.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN