Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layar elektronik perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Layar elektronik perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Bisa Menguat, Perhatikan Lima Saham Ini

Rabu, 2 Desember 2020 | 08:56 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI)) diproyeksikan bergerak kembali mempertahankan level atas rata-rata dalam lima hari, yakni dilevel 5.710 dengan kisaran pergerakan 5.630-5.770. Sedangkan saham ini ACES, ANTM, ASII, CPIN, dan UNVR layak dicermati.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, IHSG bergerak mencoba rebound menutupi pelemahan sebelumnya secara teknikal. Namun bayangan bearish masih terus menghantui, mengingat kondisi momentum yang bergerak overbought dan bearish. Indikator stochastic menggambarkan IHSG dead-cross pada area overbought dengan indikasi bergerak melemah.

“Sehingga secara teknikal pergerakan IHSG pada perdagangan hari rabu akan bergerak kembali mempertahankan levelnya di atas rata-rata 5 hari yakni dilevel 5710 dengan support resistance 5630-5770. Saham-saham yang cukup menarik secara teknikal diantaranya; ACES, ANTM, ASII, CPIN, UNVR,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi penguatan indeks Wall Street Semalam, seperti Dow Jones menguat 0,63% dan S&P500 naik 1,13%. Penguatan didukung data industri Tiongkok lebih baik, dibandingkan perkiraan semula.

Kemarin, IHSG ditutup sebesar 112,33 poin (+2,00%) ke level 5.724.74 didukung penguatan saham sektor aneka industri (+3,91%) dan basic industri (+3,17%). Penguatan didukung eurofira investor terhadap indeks manufakturing PMI Indonesia sebesar 50.6, dibandingkan November 2020 dari 47.8.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN