Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pekerja melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

IHSG Bisa Rebound Terbatas, Pantau 11 Saham Ini

Selasa, 9 Maret 2021 | 07:12 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih cenderung konsolidasi berpeluang rebound dalam kisaran 6.215-6.306. Beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah AALI, ADHI, AKRA, ANTM, INCO, INKP, JSMR, LSIP, MEDC, SSMS, dan WSKT.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG bergerak terkonsolidasi, namun masih tetap terlihat kuat di atas level MA50 sebagai konfirmasi trend penguatan jangka menengah. Indikator stochastic menunjukkan indeks bergerak mendekati area oversold dengan MACD yang terkonsolidasi negatif.

“Pola teknikal tersebut mengindikasikan bahwa IHSG berpotensi terkonsolidasi mencoba rebound dalam kisaran pergerakan support resistance 6.215-6.306. Beberapa saham yang layak untuk dipantau adalah AALI, ADHI, AKRA, ANTM, INCO, INKP, JSMR, LSIP, MEDC, SSMS, dan WSKT,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi penutupan indeks Wall Street semalam, yaitu Dow Jones berhasil menguat 0,97%. Sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq justru melemah masing-masing 0,54% dan 2,41%. Penurunan Nasdaq dipicu atas anjloknya harga saham Tesla.

Kemarin, IHSG ditutup melemah 10,28 poin (-0.16%) ke level 6.248,46 dipengaruhi atas penurunan saham-saham sektor pertambangan (-2.69%) dan Konsumsi (-0.52%). Tingginya volatilitas harga tambang logam akhir-akhirnya menggiring pelemahan saham-saham sektor tambang. Investor terfokus pada sentimen global yang membuat sebagian besar ekuitas mengalami pelemahan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN