Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

IHSG Cenderung Stagnan, Perhatian Delapan Saham Ini

Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:45 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi lanjut tertekan dengan bergerak mendekati pengujian support fractal pada support resistance 5.067-5.117. Beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah INKP, JSMR, SMGR, TOWR, UNTR, HMSP, GGRM, dan ERAA.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal, IHSG bergerak bearish setelah tidak mampu kembali whipsaw pada level Moving Average 50 hari. Pola ini mengkonfirmasi dead-cross di area overbought pada indikator Stochastic. Indikator MACD bergerak divergence negatif dengan signal pelemahan pada akselerasi penguatan dan kejenuhan pergerakan MACD line.

“Pola tersebut menggambarkan bahwa IHSG masih berpotensi alami tekanan dengan bergerak mendekati pengujian support fractal pada support resistance 5067-5117. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, yaitu INKP, JSMR, SMGR, TOWR, UNTR, HMSP, GGRM, dan ERAA,” tulisnya dalam riset di Jakarta, kemarin.

Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi penguatan indeks Wall Street semalam, yaitu indeks Dow Jones naik 0,40%, indeks Nasdaq menguat 0,33%, dan indeks S&P500 menguat hingga 0,47%. Begitu juga dengan indeks future ketiganya bergerak menguat pada perdagangan pagi hari ini.

Kemarin, IHSG ditutup turun 26,49 poin (-0.52%) ke level 5.099,84 dipengaruhi penurunan saham sektor property (-1.91%) dan konsumsi (-1.29%). Saham sektor property kompak terkoreksi setelah alami penguatan diperdagangan sebelumnya akibat optimisme dampak dari kebijakan pemerintah sedangkan saham disektor konsumer melemah dipimpin saham rokok.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN