Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

IHSG Diprediksi Bergerak di 6.055-6.085

Senin, 2 April 2018 | 13:26 WIB

Nafan memprediksi IHSG bakal bergerak pada level support 6.055-6.085 dan resistance 6.293, kemudian resistance optimistis 6.336.


Secara sektoral, Nafan merekomendasikan saham properti, seperti ASRI dengan target harga Rp 490. Sedangkan di sektor konstruksi, ia menganjurkan investor mencermati saham PTPP dan WIKA dengan target harga masing-masing Rp 3.560 dan Rp 2.650. Adapun di sektor pertambangan, ia merekomendasikan saham TINS dengan target harga Rp 1.310.


Dia menjelaskan, secara teknikal, saham ASRI masih berada pada fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depan. ASRI direkomendasikan dengan target harga jangka menengah Rp 414 dan jangka panjang Rp 490.

Saham PTPP, menurut Nafan, juga sudah menyentuh garis bawah dari potensi pembentukan formasi bullish channel. Alhasil PTPP berpeluang mengalami technical rebound ke level Rp 2.660, Rp 2.960, Rp 3.260, dan Rp 3.560 secara bertahap.


Dia menambahkan,saham TINS juga masih bertahan di atas garis MA 20 atau garis tengah dari bollinger. Sebelumnya terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.035, Rp 1.125, Rp 1.220, dan Rp 1.310.


Nafan mengungkapkan, saham WIKA masih terbatas karena potensi terbentuknya formasi bullish channel ke depan terbuka lebar. Sedangkan indikator TSI sudah bergerak menguat meskipun berada di area bearish momentum dan diharapkan fase akumulasi mulai terbentuk pola uptrend ke level Rp 1.780-2070 dan Rp 2.360 jangka menengah serta Rp 2.650 untuk jangka panjang. (az)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/marketandcorporatenews/investor-disarankan-lebih-hati-hati/173951

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN