Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja IHSG saat tutup sesi II Jumat (27/11/2020). Sumber: BSTV

Kinerja IHSG saat tutup sesi II Jumat (27/11/2020). Sumber: BSTV

IHSG Tutup Akhir Pekan dengan Penguatan 0,41% ke Level 5.783

Jumat, 27 November 2020 | 15:21 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id — Sempat menyentuh zona merah di sesi I  Jumat pagi (27/11/2020), IHSG dengan cepat rebound dan terus bergerak di zona hijau hingga menutup sesi II di 5.783 atau naik 0,41%.

Seperti dilaporkan BeritaSatu TV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 15.01 WIB, indeks terdongkrak 23,42 poin atau 0,41% ke level 5.783,34.

Penguatan tidak dialami Indeks LQ45, yang justru terkoreksi -0,07% ke posisi 920.112.

Penguatan IHSG sejalan dengan bursa regional yang sore ini terpantau kompak menghijau.

Kinerja Bursa Regional Jumat sore (27/11/2020). Sumber: BSTV
Kinerja Bursa Regional Jumat sore (27/11/2020). Sumber: BSTV

Sebanyak 31,4 miliar lebih lembar saham telah diperdagangkan hingga tutup sesi II ini, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 15,6 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1.175.000 kali transaksi.

Tujuh sektor saham berkinerja positif dan menopang indeks di zona hijau. Penguatan terbesar dialami sektor perkebunan yang melonjak 4,65%, diikuti sektor properti yang naik 2,68%, dan sektor pertambangan yang naik 2,47%.

Sektor aneka industri, finansial, dan industri dasar masing-masing  melemah   -1,16%, -0,38%, dan -0,37%.

Sentimen positif yang membuat indeks menguat di antaranya perkembangan vaksin yang terus maju, dengan kabar terakhir AstraZeneca juga mengklain vaksin besutannya efektif mengatasi Covid-19 hingga 90%. Selanjutnya ada harapan ekonomi AS segera pulih menyusul proses transisi pemerintah AS dari Trump ke Biden yang mulai berjalan.

Sementara dari dalam negeri pasar menyambut imbauan Presiden Joko Widodo mengurangi waktu cuti bersama untuk mencegah penularan Covid-19 saat libur panjang, serta Omnibus Law keuangan yang masuk prolegnas yang akan datang.

Sementara kasus Covid-19 global yang tembus 60 juta menjadi salah satu sentimen negatif.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN