Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawati melintas  di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawati melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Kenaikan Berlanjut, BEI Lagi-Lagi “Suspend” Saham DCII

Kamis, 17 Juni 2021 | 08:20 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mulai sesi I hari ini. Penghentian ini dipicu atas lonjakan harga saham teknologi tersebut dalam beberapa hari terakhir. Saham ini telah mengalami empat kali suspend akibat kenaikan harga setelah listing perdana di BEI pada 6 Januari 2021.

BEI sebelumnya sempat menghentikan perdagangan saham DCII pada Selasa (15/6), dalam rangka cooling down setelah terjadi lonjakan harganya. Namun setelah perdagangannya kembali dibuka kemarin, saham DCII kembali ditutup melonjak Rp 8.750 (17,41%) menjadi Rp 59.000. Bahkan, saham ini sempat menyentuh rekor tertinggi baru Rp 60.300.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy mengatakan, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, BEI memandang perlu menghentikan sementara perdagangan saham DCII mulai sesi I perdagangan 17 Juni 2021. “Bursa menghimbau semua pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan data, harga saham DCII telah mengalami lonjakan dari level Rp 13.750 pada akhir bulan lalu menjadi Rp 59.000 pada penutupan perdagangan kemarin. Bahkan, sejak mencatatkan perdana (listing) saham di BEI, saham DCII telah melonjak hingga 14.047% dari Rp 420 pada 6 Januari 2011 menjadi Rp 59.000 pada penutupan perdagangan saham kemarin. Kenaikan tersebut membuat kapitalisasi pasar DCII mencapai Rp 140,64 triliun atau masuk dalam daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI.

Lonjakan harga tersebut terjadi setelah CEO Grup Salim Anthoni Salim memborong saham DCI Indonesia sebanyak 192,74 juta (8,09%), sehingga kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 265,03 juta saham (11,12%). Transaksi pembelian ini dilakukan pada 31 Mei 2021 dengan harga Rp 5.277 per saham. Adapun, total jumlah saham baru yang dibeli oleh Anthoni adalah sejumlah 192,74 juta, sehingga nilai transaksi atas ini mencapai Rp 1,01 triliun.

Tidak hanya itu, emiten penyedia layanan pusat data atau data center ini menunjukkan kinerja moncer dengan raihan laba bersih Rp 48,05 miliar pada kuartal I-2021 atau naik 55% dari periode sama tahun sebelumnya. Hal tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 25% menjadi Rp 171 miliar pada kuartal I-2021.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN