Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas Antam. (Foto: ANTARA)

Emas Antam. (Foto: ANTARA)

Kuartal I, Laba Antam (ANTM) Melesat 132%

Minggu, 22 Mei 2022 | 16:06 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencatatkan laba sebesar Rp 1,47 triliun pada kuartal I-2022 atau melesat 132% dibandingkan laba tahun berjalan pada kuartal I-2021 yang hanya sebesar Rp 630,38 miliar.

Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, pencapaian kinerja positif itu tidak terlepas dari upaya perseroan dalam melakukan inovasi produksi dan penjualan, serta implementasi kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien.

"Pada 2022, Antam fokus pada strategi untuk mengembangkan basis pelanggan di dalam negeri terutama pemasaran produk emas, bijih nikel, dan bauksit seiring dengan pertumbuhan tingkat penyerapan pasar dalam negeri," kata Syarif dalam keterangan tertulis.

Sepanjang Januari hingga Maret 2022, emiten dengan kode saham ANTM ini mencatat total penjualan bersih sebesar Rp 9,75 triliun atau meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 9,21 triliun.

Baca juga: Kembangkan Baterai, Anak Usaha Antam (ANTM) IBC Kantongi US$ 15 Miliar dari Korsel dan Tiongkok

Syarif menjelaskan, penjualan bersih domestik menjadi penyumbang capaian yang dominan sebesar Rp 7,42 triliun atau 76% dari total penjualan bersih Antam pada kuartal I-2022.

Berdasarkan segmentasi komoditas, penjualan emas menjadi kontributor terbesar dengan porsi 60% terhadap total penjualan bersih sebesar Rp 5,88 triliun, lalu disusul feronikel dengan angka penjualan sebesar Rp 1,86 triliun (19%), bijih nikel sebesar Rp 1,62 triliun (17%), serta segmen bauksit dan alumina sebesar Rp 299,4 miliar (3%).

Pada kuartal I-2022, Antam mencatatkan total volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung seberat 390 kilogram (kg) atau tumbuh 28% dari tingkat produksi emas sepanjang kuartal I 2021 sebesar 290 kg.

Syarif mengatakan, perseroan kembali fokus dalam pengembangan basis pelanggan logam mulia di pasar dalam negeri pada tahun ini. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas serta pertumbuhan permintaan emas di pasar domestik. "Kinerja penjualan emas Antam pada kuartal I-2022 mencapai 6.575 kg," ujarnya.

Dari sisi segmen nikel, ANTM mencatatkan pertumbuhan kinerja positif dengan volume produksi feronikel sebanyak 5.681 ton dan penjualan sebesar 5.660 ton. Nilai penjualannya naik 51% dari sebelumnya Rp 1,23 triliun pada kuartal I-2021 menjadi Rp 1,86 triliun pada kuartal I-2022.

Baca juga: Mantul! Laba Bersih Timah (TINS) Terbang 5.713%

Kemudian untuk bauksit, ANTM mencatatkan volume produksi yang digunakan sebagai bahan baku bijih pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) serta penjualan kepada pihak ketiga sebesar 469.332 wet metric ton (wmt) dengan capaian total volume penjualan bauksit mencapai 102.373 wmt.

Sementara itu, volume produksi alumina tercatat mencapai 33.830 ton pada kuartal I-2022 atau tumbuh 121% dari volume produksi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 15.315 ton. Volume penjualan produk alumina mencapai 34.822 ton relatif stabil dibandingkan penjualan kuartal I-2021 sebesar 34.314 ton.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN