Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT ABM Investama Tbk (ABMM). Foto: IST

PT ABM Investama Tbk (ABMM). Foto: IST

Kuartal I-2021. ABM Investama Raih Laba US$ 25,88 Juta

Rabu, 14 Juli 2021 | 13:03 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT ABM Investama Tbk (ABMM) berhasil membukukan laba bersih hingga kuartal I-2021 sebesar US$ 25,88 juta atau setara dengan Rp 375 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya yang tercatat rugi US$ 2,53 juta.

Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (14/7), perseroan juga berhasil meraih pendapatan sebesar US$ 210,88 juta, naik 31% dari periode sama tahun lalu yang tercatat US$ 160,87. Sedangkan beban pokok pendapatan diraih sebesar US$ 152,35 juta atau naik 13,08% dari semula US$ 134,72 juta.

Sementara laba bruto hingga kuartal I-2021 diperoleh sebesar US$ 58,53 juta atau naik 123% dari kuartal I-2020 yang tercatat sebesar US$ 26,15 juta. Laba usaha pun juga meningkat menjadi US$ 50,95 juta, naik 320% dari sebelumnya US$ 12,12 juta.

Kemudian, laba sebelum pajak penghasilan dibukukan sebesar US$ 40,12 juta atau mengalami peningkatan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang tercatat US$ 2,5 juta.

Sedangkan total aset perseroan hingga 31 Maret 2021 mencapai US$ 916,29 juta, naik 10,76% dari 31 Desember 2020 yakni Rp 827,23 juta. Sedangkan liabilitas sebesar US$ 723,79 juta, naik 8,76 % dari semula US$ 665,48 juta dan total ekuitas naik 19,01% menjadi US$ 192,5 juta dari sebelumnya US$ 161,74 juta.

Sebelumnya, ABM Investama melalui anak usahanya, PT Cipta Kridatama (CK) berhasil memperpanjang kontrak kerjasama jasa pertambangan dengan PT Dizamatra Powerindo (DMP). Nilai dari kontrak yang berdurasi lima tahun itu mencapai Rp 1,65 triliun.

Direktur Utama Cipta Kridatama Feriwan Sinatra menjelaskan, perusahaan berusaha menghadapi tantangan bisnis di sektor energi dengan menetapkan arah yang tepat untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.

“Perpanjangan kontrak dengan DMP ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang CK agar dapat menjadi kontraktor pertambangan yang semakin kompetitif dan memiliki bisnis yang berkelanjutan menuju World Class Mining Contractor,” jelas Feriawan dalam keterangan resmi.

Lokasi kerja pertambangan CK di site DMP terletak di Merapi Barat, Lahat, Sumatera Selatan. Dalam kerjasama tersebut, CK akan melakukan penambangan lapisan tanah penutup atau overburden removal dan penyewaan unit alat berat. Hal ini untuk mendukung kebutuhan operasional DMP dalam mencapai target sekitar 32 juta bank cubic metre (BCM) selama 5 tahun.

Dari aktivitas penambahan tersebut, DMP menargetkan bisa menghasilkan sekitar 11 juta ton batubara. Sementara target rata-rata produksi overburden removal yang dilakukan CK sekitar 6 juta BCM per tahun sehingga jumlah produksi batubara DMP bisa mencapai 2,2 juta ton per tahunnya.

Feriwan menambahkan, dalam menjalankan kegiatannya di proyek DMP, CK akan didukung penuh oleh perusahaan di bawah Grup ABM dan Tiara Marga Trakindo seperti Trakindo, PT Sanggar Sarana Baja, Grup PT Cipta Krida Bahari dan lainnya.

“Kami optimistis dapat menjalankan operasional yang unggul serta dapat memberikan hasil yang terbaik bagi DMP," imbuh Feriawan. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN