Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pembeli menunjukan emas batangan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Kuartal III, Harga Emas Diprediksi Kembali Tembus Rp 1 Juta

Senin, 10 Mei 2021 | 14:50 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia siap tembus U$ 2.075 per troy ounce pada kuartal III-2021 atau awal kuartal IV-2021. Dengan demikian, jika harga emas dunia tembus U$ 2.075 dengan kurs Rp 14.300, harga logam mulia akan kembali tembus di atas Rp 1 juta, tepatnya Rp 1.054.100. Sedangkan, tahun lalu, harga emas pernah mencapai titik tertingginya di US$ 2.080 per troy ounce.

“Belum tersentuhnya level terendah di U$ 1.600 per troy ounce (U$ 1.676) maka harga emas dunia siap tembus di level tertingginya di US$ 2.075. Guna untuk mencapai level harga tertinggi maka harga emas dunia harus menyentuh level resisten U$ 1.850 per troy ounce, kemudian level U$ 1.877 per troy ounce,” ujar Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya, Senin (10/5).

Ibrahim menuturkan, setelah berbulan-bulan lesu, harga emas tiba-tiba pecah pada akhir pekan lalu untuk mengejar ketinggalan dalam kerumunan komoditas mulai dari minyak hingga tembaga, dan bahkan kopi, yang telah bereaksi terhadap tekanan inflasi yang meningkat sejak awal tahun.

Apalagi setelah rilis data ekonomi AS menunjukkan penciptaan pekerjaan yang jauh lebih sedikit pada bulan April dari yang diperkirakan. Hal itu menimbulkan keraguan atas kekuatan pemulihan ekonomi.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan hanya 266.000 net nonfarm payrolls yang ditambahkan hingga pertengahan bulan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi untuk angka yang hanya di bawah 1 juta. Selain itu, kenaikan gaji bulan Maret direvisi turun 146.000 menjadi 770.000. Alhasil, tingkat pengangguran naik menjadi 6,1% dari angkatan kerja dari 6,0% di bulan Maret. Analis memperkirakannya turun menjadi 5,8%.

Tidak ada indikasi mengapa data pemerintah sangat bertentangan dengan bukti lain dalam beberapa hari dan minggu terakhir yang menunjukkan pemulihan yang lebih kuat. Pengumpulan data untuk survei perekrutan sektor swasta ADP umumnya memiliki batas waktu yang sama dengan pemerintah, dan ADP telah melaporkan peningkatan bersih 742.000 pekerjaan sektor swasta pada bulan tersebut, dibandingkan dengan perkiraan pemerintah yang hanya 218.000.

“Penggelontoran stimulus bank sentral global yang tak terbatas dan kucuran dana bagi pemerintahan negara adidaya yang begitu fantastis, membuat para spekulan kembali mengalihkan dananya di safe haven,” imbuhnya.

Tsunami Covid-19

Selain itu, tambah Ibrahim, tsunami Covid-19 yang terjadi di India begitu mengerikan dalam sepekan, orang yang terjangkit virus yang mematikan sebanyak 1, 5 juta orang. Bahkan banyak ilmuwan di India yang mengatakan, virus Covid-19 akan meningkat 10 kali lipat dari 1, 5 juta. Ini merupakan bencana internasional yang lebih mengerikan dari Covid-19 tahun sebelumnya bahkan Perang Dunia II.

Wabah tersebut, sambung Ibrahim, sudah menyebar ke berbagai negara di belahan dunia terutama di Asia dan ini tanda-tanda varian Covid-19 akan tumbuh subur kembali pada 2021 sehingga ketakutan-ketakutan akan menggerogoti negara-negara yang sebelumnya sudah kembali keluar dari bencana Covid-19.

“Di kuartal III karena tadinya negara-negara yang sudah buka lockdown Inggris, Eropa, dan Amerika bisa terserang Covid dari India,” kata dia.

Sementara, Ibrahim memprediksi secara teknikal kemungkinan besar indeks dolar AS melemah di 88, dari sebelumnya yang digadang-gadang akan melaju ke 94,5 bahkan 98.

Senada, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, harga emas dapat meneruskan momentum penguatan seiring dengan langkah investor yang beralih ke logam mulia dibandingkan dengan dolar AS.

“Resisten terdekat di Rp 1 juta itu. Level psikologis. Ada potensi ke sana tapi kalau untuk melewati harus dilihat sentimen pasar terhadap pemulihan ekonomi. Kalau menguat sentimennya, mungkin agak sulit untuk menembus ke atas,” ungkap Ariston.

Adapun, pada Senin (10/5) siang harga emas spot di kisaran US$ 1.835,03 per troy ounce. Dari dalam negeri, harga emas batangan Antam berada di kisaran Rp 945.000 per gramnya.

Editor : Trimurti (trimurti@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN