Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan sedang menggunakan ponsel di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan sedang menggunakan ponsel di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Kurang Beruntung, Listing Perdana Saham AVIA Dan OBMD Disambut Auto Reject Bawah

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:05 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pencatatan (listing) perdana saham PT Avia Avian Tbk (AVIA) dan PT OBM Drichem Tbk (OBMD) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini kurang beruntung, menyusul penurunan harga saham kedua emiten hingga auto reject bawah (ARB) di akhir sesi I.

Berdasarkan data BEI, sham AVIA ditutup melemah hingga ARB setelah turun Rp 65 (6,99%) menjadi Rp 865 hingga penutupan sesi I hari ini. Sedangkan pergerakan harga saham produsen cat ini berada dalam rentang Rp 865-970.

Penurunan juga dipicu atas aksi jual (net sell) saham AVIA di pasar reguler oleh investor asing hingga Rp 133,25 miliar hingga akhir sesi I. Meski demikian, di pasar negosiasi investor asing justru beli bersih (net buy) saham AVIA hingga Rp 3,22 triliun.

Kondisi serupa juga melanda saham OBMD yang ditutup hingga ARB di sesi I setelah harta turun Rp 12 (6,67%) menjadi Rp 168. Saham OBMD bergerak dalam rentang Rp 168-200. Sedangkan waran OBMD-W ditutup level Rp 29.

Sebelumnya, Avia Avian telah menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebesar Rp 930 per saham. Dengan penetapan harga tersebut, dana yang bisa diraih oleh Avian sebesar Rp 5,76 triliun.

Avian akan melepaskan 6,2 miliar saham ke publik atau sekitar 10% dari modal perseroan setelah IPO. Penjamin pelaksana emisi saham produsen cat ini adalah PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, PT UBS Sekuritas Indonesia, PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia, PT Morgan Stanley Sekuritas Indonesia, PT Danasakti Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi efek.

Sedangkan, OBM Drilchem mematok harga IPO senilai Rp 180 per saham, sehingga total dana yang bakal diraup mencapai Rp 16,38 miliar. OBM Drilchem merupakan perusahaan yang memproduksi bahan aditif untuk mencegah kerugian yang terjadi dalam aktivitas pengeboran Berdasarkan kinerja keuangan, pada 30 September 2021 perseroan telah mengantongi pendapatan Rp 46,87 miliar dengan laba bersih komprehensif tahun berjalan Rp 4,18 miliar.  PT KGI Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek perseroan.

 

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN