Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto: Perseroan.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto: Perseroan.

Laba Bersih Sarana Menara Nusantara Naik 19,50%

Kamis, 3 Desember 2020 | 23:59 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) sepanjang periode Januari hingga September 2020 meraih kinerja positif dengan membukukan laba bersih naik 19.50%  menjadi Rp 1,90 triliun dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu Rp 1,59 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip oleh Investor Daily terungkap, meningkatnya laba tersebut ditopang oleh pendapatan yang bertumbuh 19.35% menjadi Rp 5,55 triliun dari sebelumnya Rp 4.65 triliun pada September 2019 lalu.

Secara rinci pendapatan tersebut disumbang oleh segmen sewa Rp 5.20 triliun, terkerek 23.52% dan sisanya dari jasa yakni Rp 254.28 miliar.

Adapun pendapatan yang berkontribusi lebih dari 5% terhadap total didominasi oleh, PT Hutchison 3 Indonesia sebesar Rp 1,78 triliun, PT XL Axiata Tbk (EXCL) sejumlah Rp 1,66 triliun sedangkan sisanya berasal dari  PT Telekomunikasi Seluler dan PT Indosat Tbk (ISAT).

Kemudian, beban pokok pendapatan yang diperoleh perseroan pada periode ini berjumlah Rp 1,66 triliun, meningkat 21.17% dari Rp 1.37 triliun. Naiknya beban ini disumbang oleh depresiasi dan amortisasi sejumlah Rp 1,36 triliun.

Hal yang sama juga terjadi pada pos beban penjualan, pemasaran dan administrasi masing-masing naik 7.25% dan 5.30%. Lalu beban usaha lainya tercatat Rp 237,11 miliar dari sebelumnya hanya Rp 79,91 miliar. Sehingga laba usaha yang diraup berjumlah Rp 3,17 triliun.

Sementara itu, Sarana Menara Nusantara memiliki aset dengan total sebanyak Rp 33,23 triliun yang terdiri atas aset lancar Rp 3,06 triliun dan aset tidak lancar Rp 30,17 triliun. Peningkatan aset ini disebabkan oleh pembelian menara dari XL dan penerapan awal PSAK 73.

Terakhir, total liabilitas berjumlah Rp 23,51 triliun atau setara dengan Rp 24,40%. Liabilitas ini dikontribusi meningkatnya utang bank terkait pembiayaan pembelian menara XL dan adanya penerbitan obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2020 PT Protelindo.

Sebelumnya, emiten berkode saham TOWR ini melalui anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), merampungkan akuisisi menara milik PT XL Axiata Tbk (EXCL). Selesainya akusisi ini menambah total menara XL Axiata menjadi 1.646 menara.

Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Nusantara Irfan Ghazali mengatakan, penyelesaian transaksi dilakukan pada 30 September 2020. Pada saat itu, Protelindo menyelesaikan akuisisi dengan menerima sisa 12 menara telekomunikasi milik XL Axiata.

"Pengalihan tersebut menandai penyelesaian transaksi 1.723 menara telekomunikasi, dimana total menara telekomunikasi yang disepakati antara Protelindo dan XL Axiata adalah 1.646 menara," kata dia kepada Investor Daily.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN