Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Waterfront Estates, salah satu proyek PT Lippo Cikarang Tbk. Foto: Perseroan.

Waterfront Estates, salah satu proyek PT Lippo Cikarang Tbk. Foto: Perseroan.

PENDAPATAN NAIK 50% JADI RP 1,59 TRILIUN

Laba Lippo Cikarang Melonjak 71,4%

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:59 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) meraih total pendapatan Rp 1,59 triliun hingga kuartal III- 2020, atau naik 50,1% disbanding periode sama tahun lalu Rp 1,06 triliun. Sejalan dengan itu, laba bersih perseroan turut meningkat signifikan 71,4% menjadi Rp 630 miliar, dari kuartal III-2019 sebesar Rp 367 miliar.

Presiden Direktur Lippo Cikarang Simon Subiyanto mengatakan, kenaikan pendapatan perseroan terutama disebabkan oleh penjualan rumah hunian dan apartemen sebesar Rp 1,12 triliun. Lippo Cikarang mencatat penjualan tanah komersial dan ruko, serta penjualan tanah industri hingga kuartal III-2020 masing- masing sebesar Rp 61 miliar dan Rp 121 miliar, dibandingkan dengan Rp 69 miliar dan Rp 66 miliar pada kuartal III-2019.

“Pendapatan perseroan juga didukung oleh peningkatan pendapatan berulang yang dihasilkan oleh divisi manajemen kota yang meningkat 5,8% secara tahunan menjadi Rp 249 miliar, dari Rp 236 miliar pada periode yang sama tahun lalu,” kata Simon dalam penjelasannya di Jakarta, Jumat (30/10).

Simon Subiyanto. Foto: IST
Simon Subiyanto. Foto: IST

Penjualan rumah hunian dan apartemen berkontribusi 70,6% terhadap total pendapatan, sementara pendapatan dari penjualan tanah industri dan komersial memberikan kontribusi 11,5% terhadap total pendapatan.

Lebih lanjut, laba kotor Lippo Cikarang meningkat menjadi Rp 603 miliar hingga kuartal III-2020, dari Rp 396 miliar di kuartal III-2019. Laba bersih perseroan pun melonjak secara signifikan sebesar 71,4% secara tahunan menjadi Rp 630 miliar. Kenaikan laba dikarenakan pendapatan dari peningkatan pengakuan penjualan rumah hunian dan apartemen sebesar Rp 470 miliar dan peningkatan nilai wajar investasi

Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) dolar Amerika Serikat sebesar Rp 449 miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh keuntungan mata uang atas investasi lantaran rupiah terdepresiasi secara substansial pada kuartal III-2020.

Adapun EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 421 miliar hingga kuartal III-2020, naik 41,6% dari Rp 297 miliar pada periode sama tahun lalu. Total aset Lippo Cikarang meningkat 15,1% menjadi Rp 14,05 triliun, dari Rp 12,21 triliun. Saldo kas turut meningkat menjadi Rp 899 miliar, dari Rp 523 miliar. Kenaikan tersebut menyusul keberhasilan peluncuran proyek Water front pada kuartal I-2020 dan penarikan pinjaman bank tambahan sebesar Rp 800 miliar Simon Subiyanto menegaskan, hasil kinerja hingga kuartal III-2020 telah sesuai dengan harapan perseroan.

Kinerja Keuangan Lippo Cikarang
Kinerja Keuangan Lippo Cikarang

Di tengah pandemi ini, perseroan terus fokus memanfaatkan momentum dan peluang yang diciptakan oleh peluncuran rumah baru yang terjangkau.

“Kami tetap optimistis dan terus memberikan kepercayaan kepada pelanggan kami melalui serah terima unit tepat waktu. Hingga saat ini, kami terus melakukan serah terima unit secara bertahap di Orange County, dan juga sedang membangun perumahan yang terjangkau seperti yang baru kami luncurkan, Waterfront Estates,” kata dia.

Simon menambahkan, pihaknya percaya fokus perseroan pada peluncuran perumahan yang terjangkau dan inisiatif lainnya dapat memimpin pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Hingga kuartal III-2020, perseroan menerima apresiasi dari Anugerah Inovasi Indonesia yang diadakan oleh IDX Channel untuk salah satu produk kebanggaannya, yaitu Orange County Apartment.

“Ini mendukung bahwa produk- produk yang dihasilkan Lippo Cikarang berkualitas ting gi. Hal ini merupakan hasil kerja keras dan inovasi untuk memenuhi kepuasan pelanggan,” tuturnya.

Lippo Cikarang. Foto: IST
Lippo Cikarang. Foto: IST

Perseroan, lanjut Simon, fokus pada peluang untuk pertumbuhan di masa depan. Langkah ini merupakan hal penting untuk meninjau infrastruktur yang se dang terjadi di koridor timur Jakarta.

Komitmen pemerintah terhadap koridor timur ditunjukkan oleh beberapa proyek infrastruktur termasuk light rapid transit (LRT) Jabodebek dengan penyelesaian pekerjaan sekarang 77%. Juga kereta api berkecepatan tinggi Jakarta- Bandung yang ditargetkan beroperasi dalam beberapa tahun ke depan dan telah mencapai mencapai 60%. Selain itu, ada kemajuan di pelabuhan Laut Dalam Patimban yang baru, sementara bandara Kertajati telah beroperasi sejak 2018.

Sebagai informasi, Lippo Cikarang telah menunjukkan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektare, di mana industri menjadi basis ekonominya. Lippo Cikarang telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 55.128 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang terdapat sekitar 582.307 orang bekerja setiap hari di 1.372 pabrik manufaktur.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN