Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan didampingi Presiden Direktur PT Sri Rejeki Ismani Tbk (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto melepas ekspor tekstil 50 kontainer bernilai US$ 3,71 juta ke 20 negara di Pabrik Sritex Sukoharjo, Kamis (15/9/2022).

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan didampingi Presiden Direktur PT Sri Rejeki Ismani Tbk (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto melepas ekspor tekstil 50 kontainer bernilai US$ 3,71 juta ke 20 negara di Pabrik Sritex Sukoharjo, Kamis (15/9/2022).

Mendag Lepas 50 Kontainer Produk TPT Sritex ke 20 Negara

Kamis, 15 September 2022 | 19:29 WIB
Nasori (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan didampingi Presiden Direktur PT Sri Rejeki Ismani Tbk (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto dan jajaran direksi, serta disaksikan ribuan karyawan, melepas ekspor tekstil 50 kontainer bernilai US$ 3,71 juta ke 20 negara.

Pelepasan ini dilakukan serentak dari tujuh pabrik PT Sritex yang tersebar di Pulau Jawa dan dipusatkan di Pabrik Sukoharjo, Jawa Tengah. Terkait ekspor, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar misi dagang ke luar negeri menyasar pasar baru.

Baca juga: Dongkrak Harga TBS di Tingkat Petani, Ini yang Dilakukan Zulkifli Hasan

"Kalau kebutuhan dalam negeri dicukupi dari pabrik Sritex maka kami tidak perlu mengimpor lagi kan? Jadi, ini perusahaan yang memiliki kriteria strategis. Oleh karena itu, kita mesti dukung mulai dari wali kota, bupati, dan birokrasi pusat,” ujar Zulkifli Hasan saat menghadiri pelepas 50 kontainer PT Sritex di Pabrik Sritex Sukoharjo, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Ekspor TPT Tembus US$6,08 Miliar

Pada kesempatan itu, Iwan Setiawan Lukminto menjelaskan, produknya terdiri atas beberapa industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) unggulan Indonesia seperti benang (yarn), kain jadi (finished product), dan pakaian jadi (garment).

“ITPT menyumbang devisa negara sebesar US$ 13,02 miliar di tahun 2021, salah satu penyumbang devisa terbesar dari sektor nonmigas dan merupakan industri padat karya. Kelangsungan industri tekstil juga berdampak langsung kepada 7,5 juta pekerja dan pelaku IKM (industri kecil menengah),” ujar Iwan.

Baca juga: Mendag Zulhas Dukung Upaya Bersama Pengendalian Harga Telur

Produk-produk asal Indonesia tersebut akan dikirim ke 20 negara yaitu Amerika Serikat, Argentina, Brasil, Republik Dominika, Mesir, Meksiko, Turki, Portugal, Polandia, India, Qatar, Uni Emirat Arab, Swedia, Bangladesh, Jepang, Korea Selatan, Spanyol, Malaysia, Thailand, dan Yordania.

Adapun empat negara dengan jumlah nilai ekspor terbesar adalah Swedia sebesar US$ 611.000, Mesir US$ 475.000, Bangladesh US$ 351.000, dan Jepang US$ 268.000.


 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com