Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor pergerakan harga saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor pergerakan harga saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Net Sell di Pasar Reguler Rp 155,20 Miliar, Asing Lepas AVIA, TLKM, dan BBNI

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:31 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham di pasar reguluer senilai Rp 155,20 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/12), ditutup naik tipis 1,23 poin (0,02%) menjadi 6.632,94.

Namun jika transaksi di pasar negosiasi ikut dihitung, pemodal asing justru merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham hingga Rp 2,54 triliun. Hal ini dipicu atas adanya crossing saham AVIA dari investor domestik ke pemodal asing di pasar negosiasi senilai Rp 3,23 triliun. Sebaliknya investor asing melakukan crossing saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) kepada investor domestik Rp 694,31 miliar.

Sedangkan saham dengan nilai net sell terbanyak oleh pemodal asing di pasar reguler, yaitu saham PT Avia Avian Tbk (AVIA) Rp 135,28 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 73,77 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 72,53 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 30,18 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 21,85 miliar.

Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi sekitar 3,44%, sektor keuangan 0,22%, sektor properti dan real estat 0,53%, serta transportasi dan logistik mencapai 0,44%. Sedangkan penurunan melanda saham sektor industri 1,79%, sektor infrastruktur 0,88%, material dasar 0,38%, dan sektor consumer cyclicals 0,30%.

Sedangkan beberapa saham yang berhasil mencetak penguatan harga adalah saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) menguat hingga auto reject atas (ARA) senilai Rp 35 (34,31%) menjadi Rp 137, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik RP 235 (23,50%) menjadi Rp 1.235, PT Charmic Capital Tbk (NICK) menguat Rp 120 (18,05%) menjadi Rp 785, PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) menguat Rp 44 (16,79%) menjadi Rp 306, dan PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) naik Rp 60 (15,79%) menjadi Rp 440.

Sedangkan saham mengalami penurunan paling dalam, yaitu saham PT Avia Avian Tbk (AVIA) dan PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) mengalami auto reject bawah (ARB). Padahal, kedua saham itu menggelar listing perdana di BEI hari ini. Penurunan terdalam juga melanda saham PT Ace Oldfields Tbk (KUAS), PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG), PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN