Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor melihat pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

'Net Sell' Rp 228 Miliar, Pemodal Asing Lepas Saham TLKM, CPIN, BBNI, UNTR, dan PGAS

Jumat, 22 Januari 2021 | 11:56 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (22/1), ditutup anjlok 96,03 poin (1,50%) menjadi 6.317, 86. Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang 6.312,81-6.428,50. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham di semua pasar hingga Rp 228 miliar.

Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan seluruh sektor saham, seperti saham sektor pertambangan 3,53%, infrastruktur turun 2,62%, dan saham konstruksi hingga 2,41%. Penurunan dalam juga melanda saham industri dasar, barang konsumsi, perdagangan dan jasa.

Sejumlah saham yang paling banyak dijual investor asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dijual bersih Rp 99 miliar, PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) sebanyak Rp 45 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 28 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) hingga Rp 23 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp 17 miliar.

Adapun, saham yang mengalami pembelian bersih (net buy) investor asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) RP 127 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak Rp 71,3 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 65 miliar, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) senilai Rp 28 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII).

Meski indeks anjlok, beberapa saham ini masih bisa meraup lonjakan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Global Teleshop Tbk (GLOB) naik Rp 54 (25%) menjadi Rp 270 dan PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI naik Rp 62 (24,1%) menjadi Rp 316. Peningkatan juga melanda saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) naik Rp 15 (24,19%) menjadi Rp 77, PT Radana Bhaskaran Finance Tbk (HDFA) naik Rp 26 (20%) menjadi Rp 156.

Beberapa saham auto reject bawah hingga akhir sesi I ini, yaitu PT Indofarma Tbk (INAF), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). Sedangkan penurunan harga saham terbanyak melanda PT Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Bank Mega Tbk (MEGA), PT Indiah Kiat Tbk (INKP), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

 

 

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN