Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melintas di depan papan pergerakan indeks bursa di Tokyo, pekan lalu. Foto: AFP

Investor melintas di depan papan pergerakan indeks bursa di Tokyo, pekan lalu. Foto: AFP

Pasar Saham Asia Melemah

Jumat, 30 Oktober 2020 | 17:50 WIB
Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pasar saham di kawasan Asia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (30/10), di saat yang sama Bursa Efek Indonesia (BEI) libur selama tiga hari cuti bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Saham-saham di Korea Selatan berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (30/10), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks utama Kospi anjlok 2,56% ke level 2.267,15.

Sementara itu, saham-saham Tokyo ditutup melemah karena pasar tertekan laba yang mengecewakan dari beberapa perusahaan Jepang seiring mencuatnya kekhawatiran atas dampak ekonomi dari kebangkitan kembali kasus Covid-19 di beberapa negara Eropa. Ketidakpastian menjelang pemilihan presiden AS juga membuat beberapa investor enggan mengambil posisi lebih berani.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) berkurang 354,81 poin atau 1,52% dari penutupan Kamis (29/10), menjadi mengakhiri di posisi 22.977,13 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 merosot 86,57 poin atau 0,37% menjadi 23.331,94 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo terpangkas 31,60 poin atau 1,96% menjadi berakhir pada 1.579,33 poin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan pulp dan kertas, instrumen presisi serta rumah sekuritas termasuk yang mengalami penurunan paling banyak pada akhir perdagangan.

Saham-saham Hong Kong mencatat penurunan untuk hari keempat berturut-turut, dengan Indeks Hang Seng (HSI) terpuruk 1,95% atau 479,18 poin ke posisi 24.107,42.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara posisi terendah 24.029,95 poin hingga tertinggi 24.600,54 poin, dengan nilai transaksi mencapai 151,73 miliar dolar Hong Kong (sekitar US$ 19,58 miliar).

Saham-saham Tiongkok ditutup berbalik melemah dari kenaikan selama tiga hari berturut-turut, terimbas penurunan saham perusahaan makanan dan minuman menyusul pertumbuhan laba yang melambat pada kuartal ketiga.

Indikator utama pasar saham Tiongkok, Indeks Komposit Shanghai jatuh 1,47% dan ditutup pada 3.224,53 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang berisi saham-saham di bursa kedua Tiongkok berakhir turun 2,09% ke level 13.236,6.

Nilai transaksi gabungan saham-saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 870,84 miliar yuan (sekitar US$ 129,53 miliar), meningkat dari 780,27 miliar yuan (sekitar US$ 116,46 miliar) pada penutupan sehari sebelumnya.

Di bursa Shanghai, jumlah saham yang mencatatkan penurunan harga sebanyak 1.240 saham dan yang harganya naik sebanyak 193 saham. Sedangkan di bursa Shenzhen sebanyak 1.971 saham turun dan 293 saham naik.

Saham-saham sektor minuman keras dan tenun memimpin penurunan, dengan Beijing Shunxin Agriculture Co, Ltd anjlok pada batas harian 10% menjadi 54,94 yuan per saham. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan yang terkait dengan semi konduktor memimpin kenaikan.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN