Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di dekat layar monitor perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (12/6/2020). Foto: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim

Karyawan melintas di dekat layar monitor perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (12/6/2020). Foto: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim

Pendapatan Waskita Karya Turun Menjadi Rp 4,16 Triliun

Jumat, 26 Juni 2020 | 15:43 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id -  PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan penurunan pendapatan sebesar 52,02% menjadi Rp 4,16 triliun hingga kuartal I-2020, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 8,67 triliun. Sedangkan laba bersih turun tajam

94,23% menjadi Rp 42,49 miliar, dibandingkan kuartal I-2019 mencapai Rp 736,58 miliar.

Namun demikian, perseroan berhasil meraih kas bersih senilai Rp 2,81 triliun periode Januari-Maret 2020. Kas tersebut bersumber dari sejumlah aktivitas operasi yang dimiliki perseroan, yakni penerimaan pembayaran turnkey project proyek Tol Jakarta – Cikampek Elevated II dan sebagian piutang LRT Palembang

“Kami menargetkan tambahan kas masuk dari proyek turnkey sekitar Rp 4-5 triliun hingga akhir tahun ini. Saat ini, kami akan memprioritaskan arus kas dan likuiditas kami,” ujar Presiden Direktur Waskita Karya Destiawan Soewardjono dalam dalam keterangan resmi di Jakara, Jumat (26/6).

Terkait penurunan pendapatan perseroan, menurut dia, dipengaruhi atas pelemahan segmen jasa konstruksi menjadi Rp 3,55 triliun atau setara dengan 56,75%, dibandingkan tahun lalu mencapai Rp 8,67 triliun. Lalu sektor precast juga hanya mampu menyumbang Rp 280,71 miliar.

“Meskipun begitu sejumlah segmen terlihat mengalami peningkatan, seperti pendapatan properti yang melesat hingga 3 kali lipat menjadi Rp 170,37 miliar dan pendapatan infrastruktur lainya juga naik 53,39% menjadi Rp 18,56 miliar.” jelas perseroan.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok perseroan juga berkurang 50,45% menjadi Rp 3,33 triliun. Beban umum dan pajak final terpangkas masing-masing 7,47% dan 57,42%. Hal ini membuat laba periode berjalan yang diraih perseroan pada akhir Maret 2020 ini berjumlah Rp 10,17 miliar.

“Penurunan tersebut membukukan laba bersih senilai Rp 42,49 miliar, turun tajam 94,23%. Sedangkan sebelumnya tahun 2019 , perseroan mencetak keuntungan hingga Rp 736,58 miliar,” papar perseroan.

Hingga kuartal I-2020, Waskita telah memperoleh sebanyak Rp 3,18 triliun kontrak baru. Pencapaian tersebut ditopang oleh proyek infrastruktur sebesar 61% dan sisanya berasal dari proyek gedung sebesar 21% dan proyek sipil lainnya. Dengan adanya tambahan nilai kontrak baru tersebut, total kontrak dalam pengerjaan perseroan sebesar Rp 54,37 triliun.

Beberapa proyek yang diperoleh perseroan selama kuartal I tahun ini, yaitu jalan tol Pasuruan – Probolinggo seksi 4, Gedung UIN Jambi, dan Jaringan Gas Tarakan. Perseroan juga berkomitmen untuk meningkatkan pemasukan dengan mengikuti sejumlah tender proyek di Asia Tenggara.

“Kedepannya manajemen akan fokus untuk memperkuat jangkauan WSKT di pasar eksternal dengan memaksimalkan core competencies kami di jasa konstruksi. Kami menargetkan untuk dapat memperoleh lebih banyak proyek dari segmen Pemerintah, BUMN, dan juga swasta.” Jelasnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN