Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan di pabrik Sido Muncul. Foto: DAVID

Kegiatan di pabrik Sido Muncul. Foto: DAVID

Per 30 September, Laba Bersih Sido Muncul Tumbuh 35%

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:05 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id  – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melanjutkan pertumbuhan keuangan yang kuat hingga sembilan bulan pertama tahun 2021. Per 30 September 2021, Sido Muncul telah mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 23% menjadi sebesar Rp 2,77 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,26 triliun.

Pertumbuhan dari sisi penjualan ini mengerek laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga Rp 865,49 miliar, atau naik 35% dibandingkan Rp 640,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, menyebabkan permintaan pasar untuk produk suplemen daya tahan tubuh dan vitamin mengalami kenaikan yang signifikan. Kami mengoptimalkan permintaan pasar tersebut melalui produk-produk herbal suplemen, multivitamin, dan juga minuman Vitamin C Sido Muncul. Di kuartal ke-III saja, SIDO mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 41% dan laba bersih yang tumbuh sebesar 60% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu,” ucap Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Leonard dalam keterangan tertulis, Senin (18/10).

Leonard juga menambahkan bahwa permintaan produk-produk kesehatan konsumen kedepannya masih akan terus bertumbuh seiring dengan kesadaran kesehatan masyarakat yang meningkat.

“Kami melihat outlook pertumbuhan untuk produk jamu, vitamin, dan suplemen masih akan terus melanjutkan pertumbuhan yang didorong dari permintaan konsumen. Sekarang ini, konsumsi suplemen kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh sudah menjadi kebiasaan baru, karena masyarakat sudah lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh,” pungkasnya.

Mengutip laporan keuangan per 30 September 2021, penjualan berbagai segmen kompak mengalami pertumbuhan. Peningkatan paling signifikan dibukukan oleh segmen makanan dan minuman hingga 24,5% yoy menjadi Rp 899,30 miliar. 

Sementara itu, penjualan jamu herbal dan suplemen tercatat naik 22,2% yoy menjadi Rp 1,76 triliun. Disusul oleh segmen farmasi yang tumbuh 17,4% yoy menjadi Rp 109,04 miliar.

Outlook positif ini, diterjemahkan ke pencapaian kinerja dengan target penjualan tumbuh paling sedikit 15% dan laba tumbuh paling sedikit 25% untuk tahun 2021.

Lalu, emiten yang bergerak dalam bidang industri herbal seperti industri medis (farmasi), herbal, kosmetik, makanan dan minuman yang berkaitan dengan kesehatan, perdagangan, transportasi darat dan jasa ini juga menargetkan adanya pertumbuhan 15% untuk penjualan dan laba bersih di tahun 2022.

Di sisi lain, Sido Muncul telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 30% hingga semester I-2021. Perseroan menyiapkan belanja modal Rp 200 miliar pada 2021 untuk mengakomodasi inovasi produk, salah satunya pengadaan mesin kapsul dan softgel agar lebih mudah dikonsumsi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN