Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Lippo Karawaci John Riady (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)

CEO Lippo Karawaci John Riady (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)

Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital, Lippo Karawaci (LPKR) Jalin Kolaborasi Gojek

Jumat, 21 Januari 2022 | 18:29 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id- Lippo Group bersama mitranya Gojek terus berkomitmen untuk bekerja sama mendukung, mendorong, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang memiliki masa depan cerah dan nilainya pun terus bertumbuh pesat. Dalam mengembangkan ekosistem tersebut, Lippo Group dan Gojek berkolaborasi menyatukan teknologi digital dengan lini bisnis konvensional yang telah dimiliki

Lippo Group juga turut menanamkan investasi  melalui kolaborasi dengan Gojek dan Tokopedia (GoTo). PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, yang menaungi Gojek, juga memiliki 6% saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), peritel modern multi format yang dimiliki Lippo Group, yang mengelola gerai Hypermart, Foodmart, Hyfresh, Primo, fmx, dan Boston Health & Beauty.

Baca juga: Pra Penjualan Lippo Karawaci (LPKR) 2021 Capai Rp 4,96 Triliun

Kerjasama Lippo Group dan Gojek kembali dilanjutkan melalui PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), induk bisnis properti Lippo Group yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

“Melalui penggunaan Gopay Plus dalam hal payroll karyawan LPKR, ke depannya, mungkin akan terbuka peluang kerja sama lainnya,” jelas Direktur Eksekutif Lippo Group sekaligus CEO LPKR John Riady dalam keterangan tertulis, Jumat (21/1).

John optimis dengan masa depan ekonomi digital Indonesia yang nilainya terus meningkat. Menurut laporan e-Conomy SEA 2021 yang disusun oleh Google, Temasek Holdings dan Bain & Co, nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi mencapai US$ 70 miliar pada 2021. Laporan tersebut juga memprediksi ekonomi digital Indonesia akan terus tumbuh hingga mencapai nilai US$ 330 milar pada tahun 2030, menjadikan Indonesia salah satu pusat ekonomi digital terbesar di dunia.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN