Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pengunjung melihat pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melihat pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Reliance Sekuritas: IHSG Rentan Profit Taking, Ini Jajaran Saham Potensi Naik

Senin, 26 September 2022 | 08:20 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG rentan terjadi aksi profit taking pada perdagangan Senin (26/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.130-7.220. Ini jajaran saham potensi naik, diantaranya PNIN dan ABBA.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG rentan profit taking melihat sentimen global yang masih negatif serta bursa regional yang masih diperdagangkan negatif. “Sementara itu, harga komoditas metals seperti timah, emas dan nikel sedang mengalami koreksi,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (26/9/2022).  

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 24 September dan Target Harganya

Secara teknikal, Reliance Sekuritas memaparkan, IHSG masih akan menguji resistance 7.220. Sementara itu, indikator stochastic sudah mulai berhimpitan. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu PNIN, INDY, PGAS, BRIS, MPMX, SMGR, SMCB, ABBA,” tambah Reliance Sekuritas.

Baca juga: Pilarmas: IHSG Melemah, Pantau Lima Saham Potensi Melaju di Awal Pekan

IHSG diperdagangkan di zona merah sepanjang hari pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG berhasil ditutup melemah di level 7 179 (0,56%). Pelemahan IHSG masih terkena sentimen negatif terkait kenaikan suku bunga dan khawatir akan disusul oleh pelemahan ekonomi.

Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya yaitu sektor energi (1,41%), sektor properti dan real estate (1,11%) dan sektor industri (0,99%). Investor asing tercatat membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 748.74 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BBRI, BBCA, TLKM.

Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Sideways, Perhatikan Saham-saham Energi

Sementara itu dari bursa AS, tiga index utama kembali ditutup di area negative pada penutupan akhir pekan lalu, para pelaku masih pasar merespon negatif keputusan hawkish The Fed yang menaikan suku bunga. selain itu The Fed memberikan isyarat untuk proyeksi suku bunga masih akan tinggi hingga tahun 2023. 

Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di zona negative, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 diperdagangkan melemah (2,08%), sementara Kospi melemah (1,98). Pada pagi ini Jibun Bank dari Jepang merilis data Flash PMI untuk bulan September yang dimana dari manufacturing, service dan composite PMI mengalami ekspansi di atas 50.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com